21.4.17

Kekhawatiran Yang Membuat Masalah, Atau Masalah Yang Membuat Kekhawatiran? Oleh : Siti Asmaul Husna (153104101111) Psikologi Abnormal Sering kali kita merasa khawatir akan suatu hal yang belum terjadi, atau akan suatu keadaan yang sedang kita hadapi. Perasaan itu yang membuat kita tidak nyaman dalam menghadapi suatu masalah, atau dalam kita memandang suatu hal. Bahkan kekhwatiran sering kali membuat tubuh kita tegang atau bahkan lemas, perut tidak karuan, kepala pusing, dan tidak nafsu makan. Terkadang ada juga beberapa orang yang menjadi cepat marah karna perasaan khawatir tersebut. Pada dasarnya kekhwatiran berpusat pada masa depan. Kekhwatiran adalah kemarahan dan kekhwatiran yang tidak perlu yang membuat pikiran kita kacau dan perut kita serasa diaduk – aduk. Dr. W.C. Alvarez dari klinik Mayo berkata, “Delapan puluh persen dari penyakit perut yang kita alami bukan organik tetapi fungsional...sebagian besar penyakit kita disebabkan oleh kekhwatiran dan ketakutan.” Kekhwatiran yang dalam akan berakibat bagi pikiran kita seperti korek api yang dinyalakan di dalam pabrik dinamit.(H.Norman Wright,2000) Jadi, kekhwatiran itulah yang justru membuat masalah menjadi lebih susah, atau keadaan yang semula baik – baik saja menjadi kacau. Oleh karna itu kenalilah masalah yang sebenarnya, apakah itu yang sedang terjadi secara nyata atau hanya ada pada perasaan kita sendiri. Maka, kendalikan dan ubahlah pikiran – pikiran negatif itu menjadi pikiran – pikiran yang positif. Supaya melahirkan perasaan dan energi yang posotif pula. Sumber : Wright. Norman. H. (2000). Meredakan Emosi Jiwa. Yogyakarta : Yayasan ANDI (Anggota IKAPI). (11).


Kekhawatiran Yang Membuat Masalah, Atau Masalah Yang Membuat Kekhawatiran?
Oleh : Siti Asmaul Husna
(153104101111)
Psikologi Abnormal


Sering kali kita merasa khawatir akan suatu hal yang belum terjadi, atau akan suatu keadaan yang sedang kita hadapi. Perasaan itu yang membuat kita tidak nyaman dalam menghadapi suatu masalah, atau dalam kita memandang suatu hal. Bahkan kekhwatiran sering kali membuat tubuh kita tegang atau bahkan lemas, perut tidak karuan, kepala pusing, dan tidak nafsu makan. Terkadang ada juga beberapa orang yang menjadi cepat marah karna perasaan khawatir tersebut.

Pada dasarnya kekhwatiran berpusat pada masa depan. Kekhwatiran adalah kemarahan dan kekhwatiran yang tidak perlu yang membuat pikiran kita kacau dan perut kita serasa diaduk – aduk. Dr. W.C. Alvarez dari klinik Mayo berkata, “Delapan puluh persen dari penyakit perut yang kita alami bukan organik tetapi fungsional...sebagian besar penyakit kita disebabkan oleh kekhwatiran dan ketakutan.” Kekhwatiran yang dalam akan berakibat bagi pikiran kita seperti korek api yang dinyalakan di dalam pabrik dinamit.(H.Norman Wright,2000)

Jadi, kekhwatiran itulah yang justru membuat masalah menjadi lebih susah, atau keadaan yang semula baik – baik saja menjadi kacau. Oleh karna itu kenalilah masalah yang sebenarnya, apakah itu yang sedang terjadi secara nyata atau hanya ada pada perasaan kita sendiri. Maka, kendalikan dan ubahlah pikiran – pikiran negatif itu menjadi pikiran – pikiran yang positif. Supaya melahirkan perasaan dan energi yang posotif pula.

Sumber :
Wright. Norman. H. (2000). Meredakan Emosi Jiwa. Yogyakarta : Yayasan ANDI (Anggota IKAPI). (11).



0 comments:

Post a Comment