22.4.17

Artikel: Penyesuaian Diri

PENYESUAIAN DIRI
Ana Istiqomah (16.310.410.1126)
Psikologi Sosial 1


Keberadaan manusia tak lepas dari lingkungan, baik lingkungan rumah, lingkungan kerja, atau pun lingkungan sekolah. Dan dari hal itu, manusia juga pasti melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya agar dapat diterima. Cara-cara individu melakukan penyesuaian diri tak lepas dari bagaimana kepribadian individu tersebut.
Menurut Allport, kepribadian adalah organisasi dinamis dari sistem psiko-fisik dalam individu yang turut menentukan cara-cara yang khas dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Individu memerlukan hubungan dengan lingkungan yang menggiatkannya, merangsang perkembangannya, atau memberikan sesuatu yang ia perlukan. Individu akan senantiasa melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya, dimanapun ia berada. Dan cara-cara individu melakukan penyesuaian diri pun dipengaruhi oleh kepribadian individu tersebut.
Sebagai contoh, seseorang belajar di sebuah perguruan tinggi di luar kota. Demi efisiensi waktu dan biaya, ia tinggal di sebuah kontrakan. Lingkungan tempat ia mengontrak memiliki kebiasaan yang cukup buruk, dengan gaya pergaulan bebas. Namun, ia tak lantas mengikuti kebiasaan bebas itu, meski jelas, ia ingin diterima oleh lingkungan di situ. Ia menyaring apa-apa saja yang baik dari kebiasaan di lingkungan itu dan mencoba sebisa mungkin untuk tetap beramah-tamah dengan orang-orang di sekitarnya.
Penyesuaian diri yang baik bukan hal yang mudah bila individu tak memiliki prinsip dan komitmen yang telah dibangun sejak dini. Salah-salah ia bisa ikut hanyut dan terlena dengan keadaan lingkungan, alih-alih berusaha membuat keadaan lingkungan menjadi sesuai dengan keinginannya. Bahkan, bunglon dalam menyesuaikan diri pun tidak total. Meski diantara kawanan burung gagak, ia tak lantas mengubah dirinya menjadi gagak, bukan?

Daftar pustaka

Gerungan, W. A.. (2010). Psikologi Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama.

0 comments:

Post a Comment