8.1.17

RESENSI ARTIKEL : PENGGIAT LITERASI DI TRENGGALEK



RESENSI ARTIKEL : PENGGIAT LITERASI DI TRENGGALEK

Tri Welas Asih
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

Kegiatan literasi saat ini mendapat dukungan yang begitu besar dari berbagai pihak. Literasi ini sangat banyak manfaatnya untuk seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya orangtua saja tetapi anak-anak muda, pendidik, pelajar dan semua orang bisa merasakan manfaat literasi ini. Literasi tidak hanya sekedar membaca sebuah tulisan dan memahaminya saja tetapi setelah membaca dan memahami kita bisa mengulas suatu tulisan itu apa maksud dan tujuan dari tulisan atau hasil karya tersebut. Setelah memperoleh ulasan kita bisa menciptakan atau membuat sebuah hasil karya yang lain yang bersumber dari literasi tersebut. Menggiatkan kegiatan literasi di kalangan anak muda saat ini tidaklah mudah, karena anak muda kebanyakan tidak begitu tertarik dengan kegiatan membaca dan menulis. Mereka lebih suka membaca yang serba praktis untuk memperoleh informasi tanpa membaca. Misal lihat medsos, hp dan media elektronik lainnya.

Meskipun banyak yang tidak tertarik dengan literasi ini, tetapi masih ada beberapa orang yang tertarikmenggeluti bidang ini. Hal ini menggerakkan seorang Nurani Soyomukti seorang pemuda yang masih kuliah waktu itu menjadi penggiat gerakan literasi di kalangan rekan-rekannya di daerah Trenggalek. Daerah Trenggalek sendiri meskipun bukan dikenal sebagai kota pendidikan tapi minat masyarakat akan pendidikan sangat tinggi. Ini mendorong kemauan beberapa masyarakat untuk lebih maju dalam bidang pendidikan salah satunya literasi. Berbagai kegiatan yang bisa memunculkan ide kreativitas tentang literasi dilakukan oleh Nuruni dan teman-temannya. Misalnya, mengadakan kegiatan arisan karya sastra yang jika sudah terkumpul dijadikan sebuah buku. Kegiatan ini memunculkan motivasi terhadap anggotanya untuk bisa lebih baik dalam berkarya.
Beberapa hal positif dari artikel ini bisa kita ambil sebagai pembelajaran yaitu, kegigihan seorang pemuda untuk menjadi pelopor suatu kegiatan yang tidak banyak diminati tapi sangat bermanfaat untuk kemajuan intelektual kita, baik kalangan muda, tua, terpelajar maupun masyarakat umum.  Kritik terhadap artikel ini, kegiatan yang positif ini harus berhenti di tengah jalan karena keterbatasan pengelolaan dan tidak ada tindak lanjut yang maksimal terhadap kegiatan literasi ini.

Werdiono,D.( 2015). Penggiat Literasi di Trenggalek. Kompas, Jumat, 11 Desember , hal 16.

0 comments:

Post a Comment