15.11.16

Ringkasan Artikel : Pengelolaan Stres Dorong Produktivitas

KESEHATAN JIWA : Pengelolaan Stres Dorong Produktivitas

Tri Jumiati
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta


Kesehatan jiwa adalah suatu kondisi sehat, emosional, psikologis, dan sosiologis yang terlihat dari hubungan interpersonal yang memuaskan, perilaku dan koping yang efektif, konsep diri yang positif dan kestabilan emosional.
Stres adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental. Seseorang yang mengalami stress akan mengalami ketegangan yang dapat  mempengaruhi kinerja keseharian seseorang. Setiap orang dapat mengalami stres, jadi seseorang tersebut harus dapat mengelola stress dengan baik agar tetap produktif, karena pengelolaan stress yang tepat dapat perpengaruh pada produktivitas seseorang tersebut. seseorang yang tinggal di kota cenderung lebih mudah stres karena kehidupan di kota jauh berbeda dengan kehidupan di desa.
Seseorang yang sering berinteraksi dengan orang lain maka, sudah terbiasa mengalami stress dan mengetahui cara mengelola dan mengendalikan stress. Jika seseorang tidak bisa mengelola stress dengan baik, maka akan berdampak pada kesehatan mentalnya, jika orang tersebut tidak dapat mengendalikan stress dan tidak memiliki kemampuan dalam menghadapi stress maka kemungkinan orang tersebut akan mengalami gangguan kesehatan mental.
walaupun sudah ada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa., soal kesehatan mental belum jadi perhatian utama warga dan pemerintah. Padahal depresi dan stress akan jadi beban penyakit global terbesar kedua pada 2020 setelah sakit jantung.

Akses mayoritas warga pada layanan kesehatan jiwa sangat terbatas, Karen belum semua puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama di kota bisa memberi layanan kesehatan jiwa dan menyediakan obat gangguan  jiwa. Selain itu, tidak semua gangguan jiwa dapat ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Nasional dan mjumlah psikiater juga terbatas. Sebenarnya stress bisa dicegah dan diatasi dengan cara selalu berpikir positif, selalu berpikir rasional dan harus lebih pandai untuk mengatur waktu dalam kehidupan sosial, keluarga maupun untuk dirinya sendiri.


Sumber : MZW. (2016). Kesehatan Jiwa : Pengelolaan Stres Dorong Produktivitas. Kompas. 13 Oktober. Halaman 14.

0 comments:

Post a Comment