15.11.16

Ringkasan Artikel : Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan Masyarakat : Gula Semut yang Memaniskan Hidup Warga Kebonrejo

Tri Jumiati
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta



Pemberdayaan masyarakat adalah proses pembangunan dimana masyarakat berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi dan kondisi diri sendiri. Pemberdayaan masyarakat hanya bisa terjadi apabila warganya ikut berpartisipasi.

Suatu usaha hanya berhasil dinilai sebagai "pemberdayaan masyarakat" apabila kelompok komunitas atau masyarakat tersebut menjadi agen pembangunan atau dikenal juga sebagai subjek. Seperti yang dilakukan oleh Puji Armini, salah satu warga yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Srkandi Tani yang ada di  Desa Kebonrejo, Kecamatan, Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Setiap hari Puji mengolah dan memasak nira untuk dijadikan gula semut, dan dipasokan ke kantor Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Tani, setelah itu akan disuplaikan ke perusahaan eksportir PT Mega Kulon Progo, DI Yogyakarta. Dari memproduksi gula semut, Puji bisa mendapatkan penghasilan tambahan Rp 19.000 per kg, dan setiap hari Puji bisa memproduksi 2-3 kg gula semut.

Susanti selaku ketua KWT Srikandi Tani mengatakan ekspor gula semut ke tiga negara yaitu Belanda, Jerman, dan Belgia sudah berlangsung sejak tiga tahun lalu. Gula semut yang yang akan di ekspor seluruhnya diproduksi oleh ibu rumah tangga dari 60 keluarga yang ada di RT 001 Dusun Kebonrejo III, Desa Kebonrejo, dan produksi gula semut bisa mencapai 1-5 ton per bulannya.

Semua upaya ini dilakukan bertujuan untuk perberdayaan masyarakat khususnya pada ibu rumah tangga, dengan memenfaatkan waktu luang, mereka memproduksi gula semut untuk mendapatkan penghasilan tambahan, dan hasil dari memproduksi gula semut tersebut juga dapat memaniskan kehidupan para warga Kebonrejo. Tidak hanya itu setiap anggota KWT Srikandi Tani juga mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Magelang berupa peralatan atau perlengkapan yang dapat digunakan dalam pembuatan gula semut seperti oven, saringan dan parang dapat digunakan dalam mencari nira.


Sumber : Rukmorini. R. (2016). Pemberdayaan Masyarakat : Gula Semut yang Memaniskan Hidup Warga Kebonrejo. Kompas. 13 Oktober. Halaman 22.

0 comments:

Post a Comment