7.1.16

LOMBA

MENATA DIRI  DEMI MASA DEPAN DENGAN MENGUMPULKAN PRESTASI
Inda Stella Faubun
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Lulus SMA dan melanjutkan kuliah dengan mengambil jurusan yang kita idam-idamkan merupakan harapan dari setiap orang. Namun, bagaimana jika hal itu tidak terjadi sesuai dengan harapan kita? Apa yang akan kita lakukan, melanjutkan atau berhenti saja?
Hal ini terjadi padaku. Tidak pernah terpikirkan dalam pikiran, setelah lulus SMA melanjutkan kuliah dan mengambil jurusan Psikologi. Semuanya terjadi beigtu saja dan aku hanya menerimanya. Hal yang ada dalam pikiranku adalah yang penting aku bisa kuliah, tidak masalah bagiku jika jurusan yang aku geluti tidak sesuai seperti dengan apa yang aku harapkan.
Semester pertama aku jalani, mendapat teman-teman baru merupakan hal yang sangat menyenangka, bukan saja teman dari satu fakultas, namun juga teman dari fakultas lain di Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Juga teman-teman dari luar kampus pun ada. Beberapa kegiatan yang aku ikuti juga membantuku untuk dapat lebih bersosialisasi dengan orang lain. Walaupun hasilnya masih nihil dan kurang memuaskan karena ternyata aku masih saja belum bisa mengendalikan dan memahami diriku sendiri. Namun semester satu ini, bagiku semester yang menyenangkan dimana semua hal masih tampak baru dan asing. Mengenal dan belajar hal-hal baru.
Masuk ke Fakultas Psikologi dengan tidak memiliki bekal apapun, persiapan apapun dan strategi apapun, membuatku tampak seperti seseorang yang hanya berjalan namun tidak mengetahui tujuan dan kemana aku akan pergi atau apa yang akan aku dapatkan dari belajar Psikologi. Hal ini juga membuatku tampak seperti seseorang yang tidak memiliki prinsip dan prioritas dalam hidup. Mendapat IP yang bagus pada semester satu membuatku sedikit memiliki semangat dan mulai memikirkan serta membayangkan apa yang akan aku lakukan setelah lulus nanti dengan “S.Psi” ditangan. Setidaknya sudah memiliki bayang-bayang untuk kedepan merupakan hal sudah sangat bagus dalam menerima sesuatu yang sebenarnya bukan diharapkan.
Berusaha menerima sejak awal dengan sebuah langkah yang baik, belum tentu pada langkah-langkah berikutnya akan membuatku untuk tetap tegar dan bertahan. Semester dua, langkah-langkahku sudah mulai goyah. Benar jika memulai semua orang pasti memiliki semangat yang luar biasa, namun proses dari itu akan mulai terlihat pada langkah yang selanjutnya, setelah langkah pertama yang kita ambil pada saat kita baru memulai suatu hal. IP yang bagus ternyata belum bisa untuk membuatku untuk tetap berpikiran positif untuk maju terus dan pantang mundur. Pada semester dua aku mendapatkan nilai rendah dibandingkan dengan nilai IP di semester satu.
Mendapat nilai IP rendah di semester dua membuatku untuk bangkit dan berusaha keras di semester tiga. Aku yakin jika aku lebih berusaha lagi di semester tiga, nilaiku pasti akan kembali bagus seperti pada semester satu. Lagi dan lagi, semester tiga malah lebih buruk dari semester dua. Pola hidup yang tidak baik menjadi kendala terbesar dalam diriku, aku tetap saja tidak lebih berusaha namun gagal dalam menjalani tugas-tugasku dalam perkuliahan.
Mencintai yang dibenci atau yang tidak disenangi itu bukanlah perkara mudah bagi siapapun. Begitupun diriku, berusaha untuk tetap menerima dan menjalani, namun yang aku lakukan adalah hal yang sebalinya menyalahkan diri sendiri, karena tidak pernah mengatakan apa pun. Menyesalpun tidak ada gunanya lagi, sekarang bukan lagi mengenai keputusan dari orangtua, melainkan keputusanku sendiri, maju atau lari. Masih ada banyak langkah yang harus aku ambil, tidak ada waktunya untuk menyesal. Aku masih bisa memperbaiki di semester depan, namun pastinya harus ada tujuan, persiapan dan strategi yang matang dari diriku sendiri, dan di dukung dengan motivasi yang besar dari dalam diri.

Berikut adalah daftar prestasi saya dan bukti-buktinya:
12 September 2015 = Peserta lomba menulis esai, dengan judul “Mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam Kondisi Indonesia Masa Kini”. Penyelenggara, kerjasama Forkafmi, Sinergi Bangsa, dan Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Sertifikat Stella.jpg

0 comments:

Post a Comment