7.1.16

TERJADI DI MANA SAJA, OLEH SIAPA SAJA


 Inda Stella Faubun
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
 Yogyakarta



Kekerasan terhadap anak kini menjadi berita yang sering dibahas di media masa dan media sosial. Belakangan ini banyak terjadi kekerasan terhadap anak dan hingga merenggut nyawa. Kekerasan tersebut dapat berupa kekerasan fisik maupun kekerasan seksual. Contohnya seorang korban, yakni anak perempuan yang berusia sembilan tahun ditemukan tidak bernyawa lagi dan terbungkus kardus. Korban mengalami kekerasan fisik dan seksual sebelum tewas. Korban dibunuh dan di perkosa oleh tetangganya sendiri.
Hal ini membuktikan bahwa kekerasa terhdap anak bisa terjadi di mana saja dan oleh siapa saja. Ancaman-ancaman ini bisa berasal dari orang terdekat kita, seperti salah satu kasus dimana seorang ayah berprofesi sebagai sopir tega mencabuli anak kandungnya sendiri dengan beralasan mencari sinyal telepon seluler. Pelaku juga memaksa anaknya saat di kamar mandi  dengan alasan ingin memandikan korban. Bukan saja itu agar perbuatannya tidak diketaui olah ibu korban atau istri tersanggka, korban pun di ancam untuk tidak memberitahukan hal tersebut kepada siapa pun.
Orang-orang yang memiliki kecenderungan menjadikan anak sebagai target kekerasan sulit diidentifikasikan, hal ini dapat kita lihat dari dua kasus di atas. Perlu penelitian mendalam untuk mencapai kesimpulan apakah pelaku menderita kelainan, sakit, atau sekadar melihat anak sebagai sosok lemah yang mudah dijadikan sasaran kejahatan. Peranan dari seorang psikolog sangat membantu pihak berwajib dalam mempelajari karakter psikologis pelaku sehingga bisa diketahui orang-orang yang berpotensi melakukan kejahatan, yakni kekerasan terhadap anak. Peran orangtua, terutama sosok ibu sangat diperlukan untuk tetap melindungi anak, memperhatikan anak hal apa yang terjadi pada anak dalam sehari bisa disharing oleh anak itu sendiri.
Dengan mempelajari secara ilmiah perilaku dan psikologis tersangka, ditambah dukungan dari orangtua terutama sosok ibu dan kondisi lingkungan sosial di seputar lokasi kejadian, diharapkan ditemukan cara atau solusi untuk melindungi anak dari ancaman predator
Sumber:

RTS & RAY.(2015).Terjadi di Mana Saja, oleh Siapa Saja.Kompas.Hal 26.Selasa 13 Oktober 2015.

0 comments:

Post a Comment