8.1.16

Kawasan Titik Nol Jadi Landmark Kota Yogya
Batu Andesit Dibentuk Motif Lingkaran
Ana Prihatini
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
            Kawasan Titik Nol Yogyakarta akan berubah menjadi cantik setelah stelah aspal jalan di perempatan tersebut diganti batuan andesit. Proses revitalisasi direncanakan selesai tanggal 18 Desember tahun ini. Batu andesit akan ditata sedemikian rupa dengan motif lingkaran, dibagian tengah lingkaran akan tersusun batuan andesit berwarna hitam dan dipinggiran lingkaran tersebut akan berwarna kuning yang dihasilkan dari susunan andesit putih kekuningan. Sedangkan lingkaran lain akan berwarna putih tersusun dari andesit putih abu-abu tekstur kulit.
Setelah Revitalisasi kawasan titik nol akan diadakan revitalisasi dibagian lain sumbu filosofis. Desain revitalisasi kawasan nol kilometer mengacu pada desain karya pemenang sayembara malioboro. Kawasan nol kilometer nantinya akan menjadi penanda ( land mark) keistimewaan DIY dan menjadi tujuan pariwisata. Selama revitalisasi dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama ( fokus sisi selatan) mulai 3 September- 16 Oktober dan tahap kedua (sisi utara) 27 Oktober-18 Desember.
Selama revitalisasi jln pangurakan ditutup, dan pengguna jalan dari malioboro akan diarahkan menuju jalan reksobayan, selama perbaikan jalan masyarakat dihimbau untuk menghindari jalan kawasan titik nol kilometer.

Sumber : Kedaulatan Rakyat, Kamis Pon, 10 September 2015 Hal 9

0 comments:

Post a Comment