6.1.16

Ringkasan Artikel


Pengalaman Pertama Menjadi Panitia Dalam Acara Studium Generale

Tri Jumiati
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

Menempuh ilmu di Fakultas Psikologi UP45 ternyata tidak mudah seperti apa yang saya bayangkan. Saya harus bersusah payah untuk selalu berusaha demi mendapatkan nilai yang tinggi. Meskipun salah satu nilai dari mata kuliah saya ada yang rendah, tetapi saya tidak patah semangat, saya tetap berusaha untuk mendapatkan nilai tinggi di mata kuliah yang lain. Suatu ketika ada salah seorang dosen saya memberikan tugas mata kuliah yang sangat banyak, namun saya hanya mengerjakan beberapa saja dari sekian banyak tugas tersebut, sehingga IP saya pas-pasan.

Semester berlanjut, saya mulai berfikir untuk memperbaiki nilai saya, dengan cara mendengarkan dan berusaha untuk melakukan semua arahan dan nasehat yang telah di berikan oleh dosen saya, yaitu dosen yang selalu membuat saya merasa lelah dan pusing dengan semua tugas-tugas yang beliau berikan. Saya melakukan perubahan, saya ingin menjadi seperti beliau yang selalu disiplin dan konsisten dalam segala hal, beliau yang selalu memberikan motivasi dan semangat kepada mahasiswa-mahasiswanya.

Mahasiswa yang selalu menunda-nunda tugas, tidak pernah mengikuti lomba, tidak pernah mengikuti seminar dan mahasiswa yang selalu bosan mendengarkan dosen mengajar di depan kelas, kini sudah berubah menjadi mahasiswa yang tidak menunda-nunda tugas, pernah mengikuti lomba, mengikuti seminar dan selalu semangat, tidak pernah bosan mendengarkan dosen mengajar di depan kelas.

Belajar disiplin bisa dari mana saja, dan saya belajar disiplin bukan hanya dari Orangtua saya melainkan dari dosen saya. Beliau adalah dosen hebat, yang tidak pernah patah semangat meskipun banyak orang yang meremehkan, beliau rela bersusah payah dan memeras keringat dengan cara peduli pada jamban dan sampah yang ada di kampus, dengan cara membersihkan jamban di toilet kampus dan memungut sampah yang beliau lihat di kampus. Beliau mendorong para mahasiswa untuk aktif dan kreatif, dengan cara melakukan kegiatan yang positif dan mempublikasikan hasil usaha dan tugas di Move On.

Saya mengetahui bahwa untuk menjadi orang yang sukses harus disiplin, bertanggungjawab, dan tidak bermalas-malasan. Meskipun tidak ada jaminan saya akan mendapatkan nilai tinggi, tetapi yang dipentingkan adalah saya menjadi orang yang disiplin, bisa bertanggungjawab, dan berusaha untuk tidak bermalas-malasan demi masa depan yang lebih baik. Bila ada teman saya yang mengajak saya untuk tidak mengerjakan tugas, maka saya mengabaikannya. Alasannya adalah saya menyadari biaya kuliah saya tidaklah murah dan belajar dengan serius merupakan bukti nyata bahwa saya saying kepada orangtua yang telah membiayai kuliah saya, dan bukti bahwaa saya adalah orang yang pantas di percaya.

Saya ingin membuktikan kepada orangtua saya bahwa saya bisa membahagiakan mereka dengan cara saya tidak mengecewakan mereka, saya juga ingin membuktikan kepada dosen saya bahwa saya bisa berubah menjadi mahasiswa yang tidak mengecewakan dosen namun dapat membanggakan dosen meskipun hanya sedikit.

Berikut adalah daftar prestasi saya dan bukti-buktinya :
1.    12 Agustus 2015 = Peserta Lomba Essai tingkat Nasional dengan judul “Memaknai Pendidikan Nasionalisme Di Indonesia”. Penyelenggara Kerjasama Forkafmi, Sinergi Bangsa, dan Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, dengan tema “Membangun Generasi Muda Berjati Diri ke-Indonesia-an”.


2.    24 November 2015 = Menjadi Peserta Seminar Internasional “ The Implementation of Trisakti and Saemaul Undong in the Improvement of Social Welfare” yang diselenggarakan oleh Center for Trisakti and Saemaul Undong Studies, Universitas Gadjah Mada.




0 comments:

Post a Comment