20.12.15

Ringkasan Artikel : Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Ringkasan Artikel : Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Tri Welas Asih
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

Gizi seimbang adalah adalah susunan makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal. Gizi yang tepat dan seimbang merupakan elemen penting untuk memastikan tumbuh kembang optimal seorang anak. Kurangnya gizi dan makanan yang berprotein pada anak mengakibatkan lemahnya daya ingat dan konsentrasi serta kekurangan energi saat beraktivitas, kualitas pertumbuhan anak-anak jadi terpengaruh. Gizi baik menjaadi kunci utama keberhasilan anak karena kekurangan gizi bisa mempengaruhi kemampuan konsentrasi anak , sedangkan gizi yang berlebih akan menghambat anak bergerak dan kurang percaya diri saat bersosialisasi. Permasalahan yang dialami oleh hampir seluruh kelompok usia keluarga Indonesia adalah tentang kurang optimalnya pemberian gizi yang tepat dan seimbang pada anak. Mengapa hal ini bisa terjadi ? Karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat Indonesia , khususnya orang tua mengenai sumber nutrisi yang tepat. Selain itu banyaknya anak-anak yang tidak mengkonsumsi makanan yang bergizi  dan seimbang pada masa pertumbuhannya juga menjadi penyebab kurang optimalnya pemberian gizi yang seimbang.

Kekurangan nutrisi merupakan permasalahan yang dialami terutama oleh anak usia sekolah (6-12 tahun),praremaja (13-15 tahun), remaja (16-18 tahun), dan ibu hamil. Beberapa langkah untuk mengatasi kekurangan gizi yang terjadi di Indonesia antara lain penyelenggaraan program edukasi gizi untuk anak sekolah, pemenuhan gizi seimbang untuk anak dan ibu hamil serta pengawaasan terhadap makanan yang di konsumsi oleh  anak. Pemenuhan gizi seimbang terutama bagi calon ibu hamil, ibu hamil, ibu menyusui dan balita terus diperlukan. Terutama difokuskan pada zat gizi yang masih defisiensi seperti protein, asam lemak esensial, zat besi, kalsium, yodium dan asam folat.

Sumber tulisan : Suryati, Rini. (2015), Optimalkan Tumbuh Kembang Anak, Kedaulatan Rakyat,29 November 2015 

Referensi

0 comments:

Post a Comment