20.12.15

Ringkasan Artikel : Karakter Bukan Prioritas

Muji Pambudi
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Dalam Laporan dan Analisis Harapan Masyarakat ata Kebijakan Pendidikan, Koordinator Kawal Pendidikan Fasli Jamal, Kamis (3/12) di Jakarta mengatakan bahwa Pembentukan manusia melalui pendidikan karakter, perbaikan pada proses pembelajar di dalam kelas, akses pendidikan, kualiatas pendidik dan tata kelola pendidikan saat ini  belum menjadi perhatian para calon kepala daerah. Padahal isu isu tersebut cukup penting karena berhubungan dengan calon calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia.
Sebuah situs  www.kawalpendidikan.org  yang dibuka sebulan menjelang pemilihan kepala daerah serentak, telah mendapatkan dukungan dari masyarakat di 10 daerah pemilihan terutama mengenai issue program pendidikan  dan terkumpul 334 harapan dan 3.333 dukungan mengenai program pendidikan tersebut.
            Tetapi "Harapan publik ini belum sejalan dengan apa yang ditawarkan para calon kepala daerah. Ada daerah yang sudah komprehensif menjabarkan rencana program pendidikannya hingga rinci, tetapi tidak menyentuh pendidikan karakter. Ada aspirasi masyarakat yang belum tersentuh," kata Fasli

Pemerhati pendidikan karakter  sekaligus pemrakarsa Kawal Pendidikan, Doni Kesuma  menilai menarik bahwa muncul harapan masyarakat pada pendidikan karakter,walaupun  tidak satu pun dari 24 pasangan calon di 10 daerah pemilihan kepala daerah serentak 2015 memiliki janji kampanye yang jelas tentang pendidikan karakter.
"Harapan publik hampir sama di semua daerah. yang dianggap terpenting adalah pembentukan manusianya dan proses pembelajaran di kelas. Bukan cuma infrastruktur sekolah," kata Doni.
Masyarkat di harapkan jeli didalam memilih calon kepala daerah yang dapat menangkap aspirasi mereka dibidang pendidikan dan merealisaikannya ketika mereka terpilih. Dan harapannya agar calon kepala daerah yang terpilih bisa memiliki program yang jelas dan terukur  mengenai program pendidikan ini.
 Kompas edisi 4 Desember 2015, di "Karakter Bukan Prioritas".


0 comments:

Post a Comment