20.10.15

KERJA OTAK & EMOSI POSITIF SEIMBANG = PRODUKTIVITAS MAKSIMAL

MIMBAR AKADEMIK
''STRATEGI MENGOPTIMALKAN KERJA OTAK DAN EMOSI POSITIF DALAM BERKARIR''

Chusnul R. Untsa dan Sri Mulyaningsih
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

A.    Pembahasan Materi
Otak adalah organ tubuh yang sangat fital yang ada dikepala kita. Hal ini dikarenakan, otak yang mempengaruhi kinerja organ tubuh kita yang lain. Namun, kebanyakan dari kita tidak menyadari bahwa ada kebiasaan yang sering kita lakukan dapat merusak otak kita.
Berikut beberapa kebiasaan yang dapat merusak fungsi otak kita :
1. merokok
2. jarang berolahraga
3. tidak sarapan
4. dehidrasi
 
Emosi ialah suatu tindak lanjut atau perwujudan perilaku atas stimulus yang diterima oleh individu atau kelompok, sehingga perwujudan dari perasaan itu dapat tertuang dalam realita. Seringkali kita mengartikan bahwa emosi adalah sesuatu yang menjurumus negatif seperti marah-marah. Pdahal secara harfiah emosi sendiri adalah ekpresi atau perwujudan dari perasaan individu tersebut. Maka sesungguhnya emosi dapat dibagi menjadi dua yaitu emosi positif dan emosi negatif. 
Klasifikasi emosi ialah sebagai berikut:
Emosi Positif 

·       Senang
·       Bahagia
·       Cinta
·       Gembira
·       Ceria

Emosi Negatif
·       Marah
·       Sedih
·       Takut
·       Malu
Emosi positif sendiri berarti emosi yang membawa diri kita sebagai individu atau kelompok yang mempunyai output senang, gembira, sukacita yang dapat kita tangkap dalam senyuman keceriaan penuh semangat.Jika emosi positif ini dapat seimbang maka kinerja otak pun akan semakin menunjang dalam pekerjaan maupun karir. Kok bisa ? karena secara tidak langsung emosi positif individu akan menciptakan suasana yang nyaman dan indah untuk dirinya sendiri terlebih dulu. Apabila hati dan jiwanya nyaman maka melakukan aktivitas apapun termasuk bekerja pun akan ikut nyaman, sehingga hasil yang diperoleh dalam pekerjaan juga akan maksimal.Tentu baik jika hal ini diterapkan oleh pimpinan terhadap para karyawannya. Suasan kerja ini lah yang sering disepelekan oleh pimpinan. Padahal dampaknya luar biasa. Apakah harus merombak besar-besaran ruang ketja? Apa harus ber-ac ? Tentu saja lingkungan nyaman bukan melulu soal materi dan fisik. Secara visual hal ini dapat dilakukan pimpinan, misal dengan contoh-contoh kecil seperti;
·       Dukung dan dorong perusahaan mengembangkan kebijakan kepegawaian.
·       Menciptakan budaya bertanggung jawab
·       Berikan apresiasi atas pencapaian karyawan. Dsb

Adapun cara internal yang bisa kita lakukan guna membangun emosi positif, antara lain;
·       Masukkan hiburan jadwal harian.
·       Ajak diri menjadi kuat dan mandiri
·       Melawan stress
·       Berbagilah dengan orang lain
·       Berikan apresiasi kepada orang lain


B.   Pelaksanaan

Kegiatan mimbar akademik psikologi ini diadakan pada :
Hari /tanggal                          : Selasa /27 September 2015
Jam                             : pukul 18.30-20.30 WIB
Tempat                       : Ruang Warek lantai 2
Peserta yang hadir  : 16  peserta

C.   Game

Braingym / Senam Otak
Peralatan       : Speaker untuk Musik Dan Lagu
Tujuan           : Melatih Kinerja otak kanan melalui gerakan senam
Waktu             : 15 menit
Intruksi           : peserta berjoget menurut irama dengan beberapa gerakan dasar braingym yang diinstruksikan sebelumnya oleh pembicara. Kunci gerakan dasarnya antara gerakan anggota tubuh kiri dan kanan akan saling berlawanan.

Memasukkan Benang ke Jarum
Peralatan       : Benang , Jarum
Tujuan           : Melatih kesabaran di dalam teamwork
Waktu             : 15 menit
Intruksi           : peserta dibagi menjadi beberapak kelompok, 1 kelompok terdiri dari 5 orang. Masing-masing memegang 1 buah jaraum namun 1 kelompok hanya diberikan 1 helai benang yang mana tugasnya ialah masing-masing anggota memasukkan benang ke dalam jarum secara estafet dan ujung yang sama.

D.   Daftar Pustaka

Referensi yang kami gunakan dari Psychological Health Trainer yang bernama William S. Budiman.


E.   Lampiran
  Daftar Hadir





0 comments:

Post a Comment