10.10.23

Essay 3 wawancara perilaku Disonasi Kognitif

Essay 3 wawancara Disonasi Kognitif Terhadap Perokok

Psikologi inovasi

Oleh:

Nia Zulkhaini(21310410097)

Dosen Pengampu:

Dra. Arundati Shinta,M.A



 

Indonesia merupakan Negara ke lima dengan konsumen rokok tertinggi yaitu sebanyak 57.563.866 penduduk dewasa yang merokok. Sebagaian besar mereka mulai merokok pada usia anak-anak atau remaja dengan usia sekolah menengah pertama. Faktor yang mempengaruhi kebiasaan merokok hadir dari dalam diri seperti pengetahuan dan juga terdapat faktor lingkungan seperti lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan dll.

Banyak perokok yang telah mengetahui bahaya tembakau bagi kesehatan tubuh mereka namun perokok cenderung menyepelekan resiko terhadap kesehatan diri sendiri serta orang-orang sekitar yang terpapar asap rokok sehingga memunculkan disonasi kognitif. Disonasi kognitif terjadi akibat adanya dua elemen kognitif yang berhubungan tetapi tidak konsisten maka terjadilah ketidaknyamaan atau disonasi. Disonasi kognitif sering dirasakan oleh para perokok aktif karena perilaku mereka yang bertolak belakang dengan fakta mengenai dampak rokok bagi kesehatan serta lingkungan. untuk mengalihkan disonasi kognitif yang dirasakan para perokok biasanya akan mengubah pemikirannya terhadap dampak rokok. Untuk mengetahui secara nyata mengenai disonasi kognitif terhadap perokok saya melakukan wawancara dengan salah satu perokok aktif yang ada disekitar saya.

Identitas Narasumber:

Nama (inisial)     : BS

Usia                      : 20 Tahun

Jenis Kelamin     : Laki-laki

Pekerjaan           : karyawan

Hasil wawancara:

pertanyaan

Jawaban

Sejak kapan anda mulai merokok?

Saya mulai merokok sejak masuk sekolah menengah pertama.

Biasanya dalam sehari anda bisa menghabiskan rokok berapa batang?

Tidak pasti, terkadang bisa habis 8 batang atau kurang.

Apakah anda mengetahui bahaya rokok bagi kesehatan?

Saya tahu dampak rokok bagi kesehatan sangat berbahaya apabila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak seperti dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Selain berbahaya bagi kesehatan apakah anda tahu bahaya rokok bagi lingkungan?

Saya tahu bahaya rokok bagi lingkungan asap rokok bisa menambah polusi udara dan juga putung rokok yang dibuang sembarangan bisa mencemari lingkungan sekitar.

Anda sudah tahu bahaya rokok bagi kesehatan, bagi orang sekitar anda serta bagi lingkungan tapi mengapa anda masih tetap merokok?

Karena dengan rokok saya bisa menemukan ketenangan, dengan rokok saya bisa memikirkan solusi untuk masalah yang saya alami tanpa perlu bercerita dengan orang lain, saya juga pernah berhenti merokok beberapa saat namun itu malah membuat saya merasa kacau, bingung dan batuk yang tidak sembuh-sembuh hingga akhirnya saya memilih untuk merokok lagi.

 

Berdasarkan hasil dari wawancara membuktikan bahwa adanya disonasi kognitif dimana perokok tersebut mengetahui dampak rokok bagi kesehatan serta lingkungan namun masih tetap merokok dengan mengubah pemikiran bahwa terdapat dampak positif dari rokok yaitu dapat menciptakan ketenangan.

Referensi:

Fadholi (2020). Disonasi Kognitif Perokok Aktif Di Indonesia. Jurnal RAP UNP. 11(1): 1-14.

https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=DISONANSI+KOGNITIF+PEROKOK+AKTIF+DI+INDONESIA&btnG=#d=gs_qabs&t=1696911331799&u=%23p%3DNl1JSgmHOPMJ (Diaksespada 10 Oktober 2023, Pukul 09.30 WIB)

Rahmadi, A., Yuniar, L., & Yenita. (2013). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Rokok Dengan Kebiasaan Merokok Siswa SMP di Kota Padang. Jurnal fk unand. 2(10); 25-28

https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Hubungan+Pengetahuan+dan+Sikap+Terhadap+Rokok+Dengan++Kebiasaan+Merokok+Siswa+SMP+di+Kota+Padang&btnG=#d=gs_qabs&t=1696911234980&u=%23p%3DFhA7G1CTr2cJ (Diakses pada 10 Oktober 2023, Pukul 10.00 WIB)

Suatan, A. T., & Irwansyah. (2021). Studi Review Sistematis: Aplikasi Teori Disonasi Kognitif Dan Upaya Reduksinya Pada Perokok Remaja. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi. 5(1): 72-82.

https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Studi+Review+Sistematis%3A+Aplikasi+Teori+Disonansi+Kognitif+dan+Upaya++Reduksinya+pada+Perokok+Remaja&btnG=#d=gs_qabs&t=1696911362587&u=%23p%3DDl5_dNUvk-oJ (Diakses pada 10 Oktober 2023, Pukul 09.00 WIB)

0 komentar:

Posting Komentar