28.10.23

ESSAY 3 : DISONANSI KOGNITIF PADA PEROKOK

 

TUGAS 3

PERILAKU DISONANSI KOGNITIF PADA SEORANG PEROKOK

PSIKOLOGI INOVASI

AGUNG SUTRISNO

21310410149

Dosen Pengampu :

Dr.,Dra. Arundati Shinta.,MA

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta



    Merokok merupakan kebiasaan umum masyarakat di Indonesia, baik yang tua maupun yang muda. Jumlah perokok di Indonesia semakin mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kampanye anti rokok yang digaungkan oleh pemerintah seolah-olah tidak menimbulkan perubahan perilaku pada masyarakat. Orang-orang merokok pada umumnya dilakukan ketika selesai makan, sedang diskusi dan juga sedang melakukan kerja bakti. Bahayanya merokok sudah banyak yang tahu, namun tidak pula mengubah kebiasaan mereka, sehingga memunculkan perilaku Disonansi Kognitif.

    Disonansi kognitif merupakan keterlibatan seseorang pada perilakuu yang berlawanan dengan keyakinan mereka. Perilaku ini dapat dikurangi dengan perubahan, seperti yang sebelumnya jarang olahraga menjadi lebih rutin berolahraga. Pada kesempatan yang lain, penulis melakukan wawancara dengan perokok aktif serta membuktikan adanya disonansi kognitif. Nama subjek disamarkan dengan inisial MA dan inisial penulis AS.

AS : Wah lagi ngerokok ya Pak? Rokoknya apa Pak?

MA : Gudang Ga**m

As : Dalam sehari biasanya habis berapa batang Pak?

MA : Ya tergantung mas hahahaha (dijawab sambal ketawa)

AS : tergantung bagaimana?

MA : ya tergantung, sehari bisa habis setengah bungkus, bisa juga sebungkus, tergantung lagi ngapain.

AS : Bapak tau ngga kalo di bungkus rokok tersebut sudah tertulis tentang bahayanya merokok?

MA : Lho ya tau mas, wong kelihatan.

AS : kok masih ngerokok?

MA : enak mas, kalo ga ngerokok mulutnya kerasa asem, daripada ga ngerokok mending ga ngemil makanan mas.

AS : Bapak sudah lama merokok?

MA : sudah dari kecil mas.

    Subjek merupakan kuli bangunan yang usianya sudah 78 tahun, meskipun usianya sudah tua MA ini merupakan orang yang berpendidikan dan tamatan S1 teknik sipil di salah satu Universitas terkenal di Indonesia. Subjek mengetahui bahayanya merokok, namun masih merokok karena kebiasaan yang sudah dilakukan sejak lama.

REFERENSI

Fadholi, F., Prisanto, G. F., Ernungtyas, N. F., Irwansyah, I., & Hasna, S. (2020). Disonansi Kognitif Perokok Aktif di Indonesia. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang)11(1), 1-14

0 komentar:

Posting Komentar