6.12.22

LAPORAN HASIL KULIAH LAPANGAN

ESAY 3

Nama                                          : Sylvia Anggraeni

Nim                                             : 21310410027

Prodi                                           : FPSI Kelas Karyawan S-J

Dosen Pengampun                        : Dr. Arundati Shinta, M.A.





TPS randu alas merupakan tempat pengelolaan yang di dirikan pertama kali oleh pak Joko. Yang bertempat di Candikarang Rt 03 Rw 05 Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY.

TPS Randu Alas ini pertama kali berdiri pada tahun 2016 yang awal mulanya hanya dengan 5 KK dan sekarang sudah ada 5 dusun yang dikelola oleh TPS randu alas termasuk toko swalayan, toko buah dan penjualan warung makan yang ada disekitar daerah TPS tersebut.

Penglolaan Sampah nya sendiri TPS ini menerapkan sistem 3R ( Reuse, Reduce dan Recycle) . dimana pengelompkan sampah itu sendiri dimulai ketika sampah itu sampah ke TPS , sampah itu langsung di pisahkan atau dipilah . untuk sampah organik dibuat menjadi kompos dan budidaya magot , untuk sampah plastik seperti botol aqua, kemasan Kopi itu ada yang dijual dan ada juga yang memang jika ada masyarkat sekitar yang membutuhkan bisa langsung diambil saja tanpa harus masyarakat membelinya. Akan tetapi untuk sampah yang tergolong B3 belum ada yang bisa menampung nya sehingga sampah tersebut hanya di simpan di pojok agar sampah tersebut tidak bercampur dengan sampah yang lainnya.

Untuk sampah yang tidak bisa diolah di TPS Randu Alam akan di angkut ke TPS Piyungan. Hebat nya untuk TPS randu Alas sendiri meskipun tempat nya kecil akan tetapi sudah banyak sekali mahasiswa yang berkunjung ke TPS Randu Alas. Bahkan ada peneliti yang berasal dari Australia juga yang sempat beberapa tahun mengawasi TPS Randu Alas.

TPS randu alas bekerja sama dengan salah satu mahasiswa yang berasal dari UGM (universitas Gajah Mada) membuat suatu cairan yang bahan utama nya adalah cairan lindi yang dimana cairan tersebut bisa menghilangkan bau yang ada di sekitar TPS dan untuk cara pembuatannya hanya dengan 10 menit berbeda dengan cairan ecoenzym yang dimana cairan itu dibuat memakan waktu yang lama hampir 3 bulan.

Untuk Cairan yang berasal dari air lindi tersebut akan dipaten kan oleh salah satu mahasiswa UGM tersebut dan akan di Jual dipasaran yang dimana cairan tersebut akan banyak membantu di lingkungan TPS untuk menghilangkan bau-bau yang ada di sekitar TPS.

Pak joko juga meminta bantuan kepada anak-anak muda agar bisa membuat teknologi-teknologi yang canggih yang bisa membuat sampah-sampah tersebut bisa lebih berguna lagi .  supaya sampah tidak semakin banyak dan menggunung hanya di 1 tempat saja .

 


0 komentar:

Posting Komentar