11.6.20

Motivasi Kerja: Workaholic Untuk Kesuksesan

Ujian Akhir Psikologi Industri dan Organisasi 
(Semester Genap 2019/2020)
Mita Dwi Wijayanti/ 19.310.410.037
Dosen Pengampu: Arundhati Shinta
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta 



     Menurut Azwar (2000: 15) motivasi adalah rangsangan, dorongan ataupun pembangkit tenaga yang dimiliki seseorang atau sekolompok masyarakat yang mau berbuat dan bekerjasama secara optimal dalam melaksanakan sesuatu yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Motivasi kerja sebagai daya dorong bagi seseorang untuk memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya demi keberhasilan organisasi mencapai tujuannya, dengan pengertian bahwa tercapainya tujuan organisasi berarti tercapai pula tujuan pribadi para anggota organisasi yang bersangkutan (Siagian: 2011). Di dalam dunia kerja karyawan harus mempunyai semangat ataupun dorongan untuk bekerja, karena dengan adanya semangat ataupun dorongan inilah yang nantinya akan dapat meningkatkan kinerja pada suatu perusahaan. Dalam hal ini dorongan yang dimaksud adalah motivasinya dalam bekerja. Motivasi kerja ini sangat diperlukan. Dengan adanya motivasi kerja diharapkan dapat meningkatkan kemajuan sebuah perusahaan ataupun organisasi. Bukan hanya itu saja motivasi kerja yang dimiliki oleh seorang karyawan juga akan bisa mengantarkannya pada kesuksesan.

Sumber Gambar: duniainspirasi.com

   Motivasi kerja seorang karyawan akan menurun ketika hasil kerja dari seorang karyawan tidak pernah dihargai dan jarang mendapatkan apresiasi ataupun kinerja seorang karyawan itu selalu dikritik oleh pimpinan perusahaan. Karena hal tersebut akan memberikan dampak negatif bagi perusahaan. Karyawan akan kehilangan motivasi untuk bekerja. Bahkan tak jarang juga ada karyawan yang memiliki rasa dendam atau benci pada pimpinan tersebut. Namun sebaliknya, ketika hasil kerjanya mendapatkan apresiasi atau reward dari pimpinan. Dengan kata lain si karyawan akan semakin bersemangat untuk bekerja. Semangat inilah yang nantinya akan memberikan dampak positif bagi perusahaan dan juga bagi karyawan tersebut. Karyawan juga akan berlomba-lomba untuk mendapatkan reward dari pimpinan, semakin banyak reward yang didapatkan akan dapat mengantarkan seorang karyawan pada kesuksesan. Dengan adanya ini tak jarang juga ada seorang yang mengalami workaholic atau kecanduan kerja. 

Sumber Gambar: pariton.co.id

   Seseorang yang mengalami workaholic biasanya akan selalu sering menghabiskan waktunya untuk bekerja daripada melakukan hal lain yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Orang yang mengalami ini biasanya tidak akan beristirahat atau bahkan meninggalkan pekerjaan sebelum pekerjaan itu terselesaikan. Sehingga orang yang mengalami workaholic akan selalu sering menghabiskan banyak waktunya untuk bekerja dikantor. Biasanya orang tersebut akan bekerja secara terus-terusan demi mencapai sesuatu yang diinginkan, orang workaholic juga memiliki inisiatif yang tinggi dalam bekerja, dan juga seseorang yang workaholic selalu ingin sempurna dengan apa yang telah dikerjakan. Tak jarang juga seorang yang mengalami workaholic cenderung sukses untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

Sumber Gambar: pngwing.com

  Untuk mencapai sebuah kesuksesan kita dituntut untuk bekerja keras agar bisa mendapatkan sesuatu yang diinginkan dan peranan sebuah perusahaan ataupun organisasi juga diperlukan untuk mencapai target tersebut.


Referensi:
Azwar, Saifuddin. 2000. Reabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar. (diakses pada 11 Juni 2020)
Siagian, Sondang. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Penerbit
Bumi Aksara. (diakses pada 11 Juni 2020)
Riggio, R. E. (2003). Introduction to industrial / organizational psychology. New Jersey: Upper Saddle River. (diakses pada 11 Juni 2020)

Sumber Gambar:
http://duniainspirasi.com (diakses pada 11 Juni 2020)
http://pariton.co.id (diakses pada 11 Juni 2020)
http://pngwing.com (diakses pada 11 Juni 2020)

11 comments:

  1. Bukankah workaholic itu memberikan dampak negatif bagi kita?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang benar workaholic memoliki dampak negatif, tapi kita juga harus melihat sisi lainnya bukan hanya pada satu sisi saja karena pada dasarnya workaholic juga memiliki dampak positif bukan hanya negatif saja

      Delete
  2. Artikelnya sangat jelas dan saya suka dengan artikel ini karena disertai gambar yang lucu dan pembaca tidak bosan untuk membacanya, sukses terus

    ReplyDelete
  3. Keren artikelnya.. Semangat Lanjutkan

    ReplyDelete