10.6.20

MANFAAT MEMILAH SAMPAH

MANFAAT MEMILAH SAMPAH

M. Riand Purwadinata
15.310.420.1118
Fakultas Psikologi
Psikologi Lingkungan
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen Pengampu Dr., Dra. Arundati Shinta, MA
Permasalahan lingkungan merupakan isu yang tidak bisa dihindari. Saat ini sampah merupakan masalah lingkungan yang sangat serius yang di hadapi masyarakat Indonesia pada umumnya. Bisa dikatakan sampah setiap hari di hasilkan oleh ibu-ibu rumah tangga,baik itu sampah organik maupun anorganik. Sampah merupakan suatu buangan atau sisa dari satu hal yang sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Pada dasarnya, jenis sampah dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu sampah organik dan sampah non-organik. Nah, kedua jenis sampah inilah yang sebenarnya disarankan untuk dipisahkan. Sampah organik merupakan jenis buangan yang bisa dan relatif cepat mengalami penguraian. Sebaliknya, sampah non-organik sulit untuk diurai dan membutuhkan waktu yang cenderung lama. Sampah organik bisa terurai meski dibuang begitu saja dan akan hilang dengan sendirinya. Beberapa contoh sampah yang masuk dalam kategori sampah organik di antaranya adalah sisa makanan, kulit buah, sisa masakan dari dapur, dan daun-daunan. sampah non-organik biasanya akan sulit terurai. Yang termasuk dalam daftar sampah jenis ini adalah botol minuman, plastik, dan kaleng.
Masyarakat masih sulit membiasakan diri membuang sampah sesuai jenis. Padahal, memilah sampah penting agar sampah dapat kembali dimanfaatkan menjadi barang yang bernilai guna. Suatu pengelolaan sampah termasuk daur ulang ditentukan Pemilahan Sampah langsung dari sumbernya. Melakukan kegiatan memilah sampah organik dan anorganik merupakan kegiatan yang mudah dan tanpa biaya. Selain itu bisa mendatangkan manfaat bagi kehidupan sendiri dan orang lain. Dengan mengetahui jenis-jenis dari sampah organic dan non organic ini masyarakat dapat memilah-milah sampah tersebut, khususnya sampah non organic seperti bungkus-bungkus plastic yang dapat dijadikan kerajinan tangan seperti tas atau dompet. Pengadaan tempat sampah juga membantu masyarakat dalam memilah sampah-sampah yang akan dibuang olehmasyarakat Dusun Klumprit II ini. Dengan adanya progra pelatihan ini, diharapkan keadaan lingkungan.

Taufiq, A. Maulana, M.F. (2015).Sosialisasi Sampah Organik dan Non Organik Serta Pelatihan Kreasi Sampah.Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan.

0 comments:

Post a Comment