18.4.20

Trainer Dalam Psikologi

Ujian Tengah Semester Psikologi Industri & Organisasi 
Semester Genap 2019/2020
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, MA.

Oleh :
Tri Wahyu Ningsih (19310410026)
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

     Dosen junior dalam sebuah lembaga pendidikan perguruan tinggi, seringkali menjadi salah satu pandangan terbaru bagi mahasiswa. jika dengan dosen yang sudah senior, mahasiswa sudah mulai bosan karena cara mengajarnya hanya begitu-gitu saja kecuali bisa menghidupkan suasana kelas menjadi asik dan seru. Hanya saja dosen junior kurang berpengalaman mengajar ketimbang dosen senior karena mungkin masih baru. Dosen psikologi sendiri adalah seseorang yang mengajar mahasiswa tentang studi perilaku manusia serta fungsi-fungsinya, terutama yang berhubungan dengan perilaku, analisa observasi, metode ilmiah, teori psikologis. Metode pengajarannya termasuk penelitian dan eksperimen atau praktikum. Pekerjaan seorang pengajar psikologi bisa merupakan kombinasi antara mengajar dan meneliti.


Sumber : 
https://www.duniadosen.com/dosen-muda-m/

     Tugasseorang dosen piskologi pun juga banyak, misalnya; 
1. Menyiapkan dan memberikan materi kepada muridnya mengenai studi dalam ilmu psikologi, seperti psikologi anak, psikologi klinik, psikologi perkembangan, konseling psikologis dan sebagainya.
2. Menyiapkan bahan-bahan pendukung pengajaran seperti silabus, pekerjaan rumah, dan panduan.
3. Memberikan murid pekerjaan kelas, pekerjaan rumah, tugas praktikum psikologi, dan tugas makalah, lalu menilainya.
4. Membuat dan menyimpan catatan absen, nilai, dan administrasi murid lainnya.
5. Mengawasi pekerjaan praktikum yang dikerjakan murid.
6. Berkomunikasi secara efektif dengan siswa dan staf di institusi pendidikan tempat kerjanya, untuk memajukan tujuan pendidikan.
7. Memberikan saran, kritik konstruktif, dan masukan kepada muridnya tentang materi pelajaran, akademik, atau karier.
8. Melakukan eksperimen dan berbagai macam proyek bersama siswa untuk memperjelas teori ajar di kelas.
9. Mengadakan seminar dan kuliah di organisasi local.
10. Rutin membaca dan mengikuti isu-isu terbaru di bidang psikologi. Berpartisipasi dalam kegiatan kampus. Berkolaborasi dengan kolega dalam menghadapi hal-hal yang berkaitan dengan pengajaran dan riset.
Dosen pun juga memerlukan pelatihan atau training yang merupakan proses memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk mengisi kesenjangan antara apa yang orang ingin lakukan, dan apa yang dapat mereka lakukan sekarang. Training menjadi bagian yang sangat penting dalam pemberdayaan para karyawan dan juga para pelatih (trainer) untuk mengasah kemampuan atau skills mereka menjadi lebih baik. Pelatihan akan menjadi lebih penting lagi, ketika perusahaan atau organisasi melatih para trainer, yang biasa disebut training for trainer. Karena ilmu serta pemahaman yang matang dari seorang trainer akan diberikan lagi kepada para peserta pelatihannya nanti. Untuk mengajar para pelatih atau trainer tentang bagaimana cara melatih peserta training dengan baik dan pendekatan belajar apa yang baik serta tepat untuk bisa diterapkan di dalam pelatihan, maka diperlukan training khusus untuk para trainer.
Tetapi ada juga kekurangan dalam menjadi trainer dalam bidang psikologi. Pada umumnya para freshgraduate masih minim akan pengalaman kerja dan menjadi kesulitan dalam menemukan pekerjaan yang tepat untuk mereka. Keluar dari bangku kuliah, mereka masih awam dengan pemilihan jenis pekerjaan termasuk mengidentifikasi jenis bidang kerja apa saja yang mereka minati dan sesuai dengan kemampuan diri. Dengan kondisi demikian, berarti para freshgraduate masih sangat memerlukan pendalaman akan minat kerja, profil kerja sesuai dengan passion, tidak hanya menyelaraskan pemilihan kerja pada jurusan bidang studi yangditempuh selama kuliah saja. mempersiapkan softskill seperti adaptasi sosial, relasi sosial dan gaya berkomunikasi yang tepat dalam lingkup pekerjaan yang bersifat formal ( berbeda dengan di lingkungan mahasiswa) , apa saja yang dipersyaratkan untuk jenis pekerjaan tertentu di suatu perusahaan dan bagaimana mengetahui profil diri (strength and weaknessess) untuk dapat memilih dan berhasil mendapatkan pekerjaan yang sesuai.  Psikoterapi dan konseling adalah proses untuk membantu klien mengatasi kondisi klinisnya sehingga kembali normal (dari titik minus ke titik nol). Sementara itu, training adalah proses untuk membantu klien mencapai sebuah tujuan tertentu melalui proses pengajaran. Karena sifatnya pengajaran, maka ada keterbatasan informasi yang akan didapat oleh klien, yakni sebatas pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh trainer.


referensi :
https://rencanamu.id/profesi/training-dan-pendidikan/dosen-psikologi
https://www.studilmu.com/blogs/details/training-for-trainer-7-cara-pelatihan-menjadi-trainer-handal
file:///C:/Users/HP/Downloads/11556-22214-1-SM.pdf


4 comments: