30.3.20

TEKA-TEKI TAMPAH : Media Pembelajaran saat Anak Bosan di Rumah

Imelta Indriyani Alfiah/ 19310410062
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen Pembimbing : Eny Rohyati, S.Psi, M.Psi.



Pandemi infeksi virus corona atau COVID-19 membuat semua orang harus berdiam di rumah, mulai dari orang tua hingga anak-anak. Para orang tua pun memutar otak untuk mencari aktivitas anak yang menyenangkan dan anti bosan, namun tetap memberikan manfaat untuk tumbuh kembang si kecil. Apa yang bisa dilakukan?

Merangsang kreativitas anak dapat membantunya berkembang secara mental, sosial, dan emosional. Melalui keterampilan, kemampuan problem-solving si kecil juga akan diasah. Mengisi masa-masa #dirumahaja dengan aktivitas seni dan kreatif tentu bisa kita berikan pada si kecil, entah itu dengan melukis, menggambar, membuat kerajinan tangan atau melakukan hal-hal menarik lainnya.

Penulis akan berbagi tips dan trik agar anak tidak bosan selama pandemi Covid-19. Salah satunya dengan pembuatan APE (Alat Permainan Edukatif) yang mudah dan murah. Menurut Mayke Sugianto. T dalam Badru Zaman, dkk (2007: 63) alat permainan edukatif (APE) adalah permainan yang sengaja dirancang secara khusus untuk kepentingan pendidikan. Sedangkan Adams (1975) berpendapat bahwa permainan edukatif adalah semua bentuk permainan yang dirancang untuk memberikan pengalaman pendidikan atau pengalaman belajar kepada para pemainnya, termasuk permainan tradisional dan modern yang diberi muatan pendidikan dan pengajaran.

Selama lockdown, di rumah penulis mencoba membuat APE yang diberi nama teka-teki tampah. Media pembelajaran yang berbahan dasar tampah. Menurut (KBBI edisi V) tampah adalah perabot rumah tangga, dibuat dari anyaman bambu dan sebagainya, biasanya berbentuk bulat untuk menampi (membersihkan) beras; nyiru; penampan besar. Bagi masyarakat pedesaan nama tampah bukanlah benda yang asing, setiap rumah pasti memiliki tampah.

Pembuatan alat permainan edukatif teka-teki tampah cukuplah mudah. Pertama, siapkan tampah, kardus bekas, gunting, spidol, kertas warna, dan lem. Kedua, gunting kertas warna dan kardus bekas membentuk lingkaran, beri doubletape pada bagian belakang kertas. Ketiga, tulis huruf-huruf abjad pada kertas yang sudah di gunting. Kemudian Buat pertanyaan teka-teki pada kertas untuk panduan menjawab pada tampah. Pertanyaan bisa diaplikasikan dari materi pembelajarannya di sekolah. Teka-teki juga bisa disusun tentang seputar informasi Covid-19. Agar si kecil punya kesan asik dan seru dalam mengerjakan tugas sekolah yang diberikan guru dan tahu tentang Covid-19 dengan cara yang mengesankan. Lalu, tempel kertas pada tampah sesuai dengan panduan pada kertas. Media pembelajaran “Teka-Teki Tampah” siap digunakan.

Si Kecil tentu bosan jika terus-terusan di rumah, seperti halnya penulis yang kebetulan memiliki adik usia tujuh tahun, terlebih di masa-masa pandemi penyakit seperti COVID-19. Inilah alasan mengapa penulis mencoba membuat APE tersebut. Ide aktivitas di atas bisa diterapkan agar ia tak bosan, pikirannya teralihkan, dan menghindarikannya bermain gagdet terus-terusan. Semoga pengalaman penulis dapat bermanfaat bagi pembaca dan selamat mencoba.


Referensi :
-----------------. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi V. [Online]. Tersedia di kbbi.kemdikbud.go.id. (Diakses 30 Maret 2020)
Adams, D.M. 1975.Simulation Games: An Approach to Learning.Ohio: Jones Publishing Company
Badru Zaman, dkk. 2009. Media dan Sumber Belajar. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sugianto, Mayke. (1995). Bermain, Mainan dan Permainan. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti





2 comments: