30.3.20

COVID-19 : 8 TIPS & TRIK AGAR TIDAK BOSAN DIRUMAH


Nama : Poppy Intan Permatasari
NIM : 19310410013
Mata Kuliah : Psikologi Perkembangan I
Dosen Pembimbing : Eni Rohyati, S.Psi., M.Psi





Virus Corona atau COVID-19 adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. COVID-19  pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Senin, 2 Maret 2020  Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama virus corona di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, kasus pertama virus corona ini langsung mengenai dua warga negara Indonesia.Semenjak pernyataan tersebut Warga Negara Indonesia mulai resah dan memborong persedian masker dengan hand sanitizer di toko swalayan maupun di apotek. Untuk meminimalisir dan memutus rantai penyebaran COVID-19 ini pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan seperti melakukan sosial distancing dengan kerja dan belajar dari rumah masing-masing. Sosial distancing adalah menjaga jarak 1-2 meter dengan orang lain atau menghindari kerumunan.  Dalam hal ini seluruh Universitas melakukan perkuliahan sistem daring termasuk Universitas Proklamasi 45, sistem ini sudah digunakan semenjak dua minggu yang lalu. Sistem perkuliahan daring ini dapat dilakukan  melalui beberapa situs seperti Facebook, Grup Whatsapp, Google Classroom, E-Learing dan lainnya.

Pembelajaran secara daring dari tempat masing-masing bukan tanpa tantangan. Dengan kondisi yang lebih fleksibel dan tidak ada pengawasan dari guru maupun dosen mungkin membuat anak bermalas-malasan mengerjakan tugasnya. Ada 8 tips dan trik agar anak tidak bosan dirumah selama masa sosial distancing untuk memutus rantai peyebaran COVID-19 ,diataranya :
1.      Hidup sehat, meski bekerja dan belajar dirumah adalah cara untuk mengurangi interaksi sosial, kesehatan tetap harus terjaga dengan baik. Beberapa hal yang bisa dilakukan seperti melakukan olahraga dirumah secara rutin minimal 30 menit perhari dan pola makan dimodifikasi sesehat mungkin.
2.      Memberi pengetahuan atau penjelasan kepada anak tentang apa itu COVID-19, bagaimana cara penyebaran dan penangananya, dan mengapa harus melakukan sosial distancing atau “di Rumah Saja”.
3.      Membaca buku, terdapat banyak pilihan buku yang dapat membantu seseorang untuk berpikir lebih positif dan menambah wawasan atau pengetahuan.
4.      Meminimalisasi paparan internet, saat dirumah coba untk menjauh dari internet dan ponsel selama beberapa jam dalam sehari. Dengan hal ini dapat menjauhkan diri dari pemicu stres dan kecemasan.
5.      Tidur cukup, dengan tidur yang cukup dapat memberi dampak yang baik bagi kesehatan fisik dan mental. Saat pendemi Covid-19 ini, bekerja dari rumah dan berdiam diri dirumah seperti ini bisa menjadi saat yang tepat untuk menebus kekurangan tidur selama ini.
6.      Kegiatan seru dirumah, jika biasanya menghabiskan waktu bersama temen maka di rumah saatnya menikmati kebersamaan dengan keluarga. Misalnya, bermain tebak kata, ikutan rekaman video yang lagi trending di media sosial seperti Tiktok,video nyanyi  dan karaoke.
7.      Membuat jadwal belajar seperti biasa, dengan hal ini kita bisa ingat kalau punya tanggung jawab selama pembelajaran secara daring. Misalnya, tugas dan materi yang diberikan oleh dosen maupun guru.
8.      Ngobrol dengan keluarga dan teman, meski dengan himbauan untuk tinggal di rumah, kita bisa tetap mengobrol dengan teman atau keluarga melalui panggilan video. Berbagi kabar dan mengobrol bisa menghilangkan rasa jenuh  karena terlalu lama dirumah.

Jadi, selama masa sosial distancing ini patuhilah himbauan yang telah diberikan oleh pemerintah instansi kesehatan karena bencana nasional ini tanggung jawab kita semua sebagai Waga Negara Indonesia. Jangan biarkan bencana ini terus berlarut-larut, mari kita semua sama-sama beraksi untuk melawan bencana ini dan yakinlah bahwa kita Indonesia bisa menghadapinya seperti Warga Negara Wuhan, Vienam, dan negara lain yang berhasil menghadapi COVID-19 ini.


 DAFTAR PUSTAKA :

https://www.alodokter.com/virus-corona ( diakses pada tanggal 30 Maret 2020)


0 comments:

Post a Comment