29.4.19

TERAPI AUTISME SEMAKIN MANUSIAWI


TERAPI AUTISME SEMAKIN MANUSIAWI
RESENSI ARTIKEL PSIKOLOGI SOSIAL

Meysella Al Firdha Hanim
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

            Tahun 1943, Leo Kanner (psikiater anak) dari Amerika Serikat menggunakan istilah autisme untuk menggambarkan anak dengan masalah emosi dan sosial  pada sejumlah anak yang diteliti. Penderita autisme mengalami gangguan dalam interaksi sosial, menunjukkan perilaku kaku dan diulang-ulang. Gejala autisme umumnya nampak pada tiga tahun pertama kehidupan, bisa terjadi pada semua ras dan strata sosial yang empat kali lebih lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Pelaksanaan terapi memerlukan kerjasama yang erat antara orangtua, guru, ahli terapi, dan ahli kesehatan mental. Terapi utama adalah terapi perilaku dan komunikasi yang makin menyenangkan dan tidak menyiksa. Diet bebas gluten serta pemberian vitamin B dan magnesium juga dipercaya bisa memperbaiki perilaku anak dengan autisme.
            Kelebihan dari artikel ini adalah menginformasikan mengenai penyembuhan autisme yang tidak menyiksa. Keterbatasan dari artikel ini adalah tidak menyertakan penyebab-penyebab autisme secara detail.


Sumber:
Kompas (2019). Terapi Autisme Makin Manusiawi . 09 April, hal. 10




0 comments:

Post a Comment