17.1.19

Motivasi Untuk Guru TK

Pada Hari Rabu 02 Januari 2019 ditempat sekolah Ra Choirul Fikri mengadakan rapat rutin setiap bulan yang di tambahkan dengan acara melihat video inspirasi , Tujuan dan alasan melaksanakan kegiatan ini adalah memotivasi guru-guru TK untuk lebih percaya diri , mempunyai rasa tanggung jawab yang baik , memiliki rasa empati terhadap siswa yang lebih baik lagi , mengembangkan kemampuan/keterampilan yang lebih baik lagi , memberi semangat untuk guru walaupun hanya mendapatkan gaji yang berbeda dengan yang lain yang terpenting adalah tetap semangat , mempunyai keyakinan , ihklas untuk membantu siwa-siswi menjadi anak kebanggaan bangsa .
Teori Hirarki Motivasi dari Abraham Maslow
Penjelasan mengenai konsep motivasi manusia menurut Abraham Maslow mengacu pada lima kebutuhan pokok yang disusun secara hirarkis. Tata lima tingkatan motivasi secara secara hierarkis ini adalah :
Kebutuhan yang bersifat fisiologis (lahiriyah). Manifestasi kebutuhan ini terlihat dalam tiga hal pokok, sandang, pangan dan papan. Bagi karyawan, kebutuhan akan gaji, uang lembur, perangsang, hadiah-hadiah dan fasilitas lainnya seperti rumah, kendaraan dll. Menjadi motif dasar dari seseorang mau bekerja, menjadi efektif dan dapat memberikan produktivitas yang tinggi bagi organisasi.
Kebutuhan keamanan dan ke-selamatan kerja (Safety Needs) Kebutuhan ini mengarah kepada rasa keamanan, ketentraman dan jaminan seseorang dalam kedudukannya, jabatan-nya, wewenangnya dan tanggung jawabnya sebagai karyawan. Dia dapat bekerja dengan antusias dan penuh produktivitas bila dirasakan adanya jaminan formal atas kedudukan dan wewenangnya.
Kebutuhan sosial (Social Needs).
Kebutuhan akan kasih sayang dan bersahabat (kerjasama) dalam kelompok kerja atau antar kelompok. Kebutuhan akan diikutsertakan, mening-katkan relasi dengan pihak-pihak yang diperlukan dan tumbuhnya rasa kebersamaan termasuk adanya sense of belonging dalam organisasi.
Kebutuhan akan prestasi (Esteem Needs).
Kebutuhan akan kedudukan dan promosi dibidang kepegawaian. Kebutuhan akan simbul-simbul dalam statusnya seseorang serta prestise yang ditampilkannya.
Kebutuhan mempertinggi kapisitas kerja (Self actualization).
Setiap orang ingin mengembangkan kapasitas kerjanya dengan baik. Hal ini merupakan kebutuhan untuk mewujudkan segala kemampuan (kebolehannya) dan seringkali nampak pada hal-hal yang sesuai untuk mencapai citra dan cita diri seseorang. Dalam motivasi kerja pada tingkat ini diperlukan kemampuan manajemen untuk dapat mensinkronisasikan antara cita diri dan cita organisasi untuk dapat melahirkan hasil produktivitas organisasi yang lebih tinggi.
Teori Maslow tentang motivasi secara mutlak menunjukkan perwujudan diri sebagai pemenuhan (pemuasan) kebutuhan yang bercirikan pertumbuhan dan pengembangan individu. Perilaku yang ditimbulkannya dapat dimotivasikan oleh manajer dan diarahkan sebagai subjek-subjek yang berperan. Dorongan yang dirangsang ataupun tidak, harus tumbuh sebagai subjek yang memenuhi kebutuhannya masing-masing yang harus dicapainya dan sekaligus selaku subjek yang mencapai hasil untuk sasaran-sasaran organisasi.
Hierarki ke butuhan Maslow dapat membantu guru memahami siswa dan menciptakan lingkungan untuk meningkatkan pembelajaran. sekolah membuat pagar keliling untuk melindungi sarana dan prasarana serta warga sekolah, sekolah membuat teralis pintu serta jendela untuk kenyamanan di dalam kelas, dan sikap guru yang menyenangkan serta adil terhadap semua siswa, dan menanamkan tingkah laku yang positif.
Majalah Manajer edisi September 1986
http://rajapresentasi.com/2009/03/teori-hirarki-motivasi-dari-abraham-maslow/

0 comments:

Post a Comment