15.1.18

Sulit Menjaga Resolusi Tahun Baru, Apa Sebabnya?

Erlina Indriyani
17.310.420.1174

Tahun baru untuk sebagian orang adalah awal untuk menuliskan resolusi baru.

Januari 2018 baru memasuki minggu kedua, namun sudah banyak orang yang mengingkari resolusi tahun barunya.

Pertanyaannya, mengapa resolusi tahun baru sangat sulit untuk diikuti dengan "tertib" bahkan tak sampai lebih dari 12 hari pertama di bulan pertama tahun baru?
Peter Kinderman, Profesor Psikologi Klinik di University of Liverpool mengatakan, daripada menyusun 80 macam resolusi, lebih baik fokus pada 20 macam resolusi.
Kinderman memahami kenapa banyak orang gagal menjalankan resolusi tahun baru, bahkan saat mereka baru menginjak minggu kedua.
"Kita menyusun resolusi tahun baru dengan hal-hal yang tidak pernah bisa kita capai."
"Bisa juga sesuatu yang sulit dihentikan. Cobalah untuk menyusun suatu ekspektasi yang realistis," kata Kinderman.

Oleh sebab itu, sebaaiknya kita menyusun resolusi dengan hal-hal yang realistis atau mudah dicapai. Seperti ingin lebih rajin bangun pagi. Dan hal yang paling terpenting adalah motivasi yang kuat dari dalam diri serta dukungan dari lingkungan sekitar agar perubahan baik yang kita harapkan bisa terwujud.



Penulis Nabilla Tashandra
Kompas.com - 14/01/2018, 17:10 WIB

0 comments:

Post a Comment