16.1.18

Kesehatan Buruk Mengancam Keseatan Bayi dan Anak



Kesehatan Buruk Mengancam Keseatan Bayi dan Anak

Nama : Meissy Bella Sari
Nim : 163104101143
 




Akses air dan sanitasi ang mminim berdampak buruk pada status kesehatan kelompok rentan, terutama bayi dan anak-anak. Untuk mengatasi masalah itu, perlu keterlibatan multisektor dan perubahan perilaku masyarakat.
Tak adanya sumber air bersih dan sanitasi layak bisa menyebabkan bayo dan anak-anak terkena diare, cacingan, hepatitis A hingga tifoid, selain itu banyak warga buang air besar sembatangan. Baru 8.429 dari 82.000 desa atau kelurahan di Indonesia yang stop BABS.
Menurut Imran, ada 5 pilar dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dalam peraturan Menteri Kesehatan nomer 3 tahun 2014. Lima pilar itu adalah berhenti BABS, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaab limbah cair rumah tangga. Penerapan STBM untuk mencapai 100 % akses air minum, nol % permukiman kumuh, dan 100 % sanitasi layak. Hal itu ditargetkan tercapai pada tahun 2019.
Pada artikel ini menyadarkan masyarakat akan kebersihan pada lingkungan guna menjaga kesehatan keluarga, dengan di berlakukannya program dari pemerintah tersebut semoga dapat membantu mengurangi BABS dan menajuhkan bayi dan anak-anak serta orang dewsa dari penyakit.


Sumber, 2 Desember 2017

0 comments:

Post a Comment