10.6.17

Resensi Artikel : PARA PETERNAKAYAM DIHANTUIKECEMASAN



PARA PETERNAKAYAM DIHANTUIKECEMASAN
Nama                           : Septiana Abidin
NIM                            : 16.310.410.1147
Judul                           : PARA PETERNAKAYAM DIHANTUIKECEMASAN
Penulis                         :SY (Inisial)
Penerbit                       :KOMPAS
Tanggal Terbit             : 10 Juni 2017
Lebaran yang tinggal 2 minggu lagi harapan para peternak telur ini sirna karena usaha mereka sedang pontang panting. Mendung yang menggelayut di Desa Pohgajih Blitar,para peternak telur ini sedang menghadapai rendah nya harga telur menjelang idhul fitri,sedangkan harga jagung sebagai makanan ayam para peternak cukup tinggi. Saat ini harga telur ditingkat peternak Rp. 13.500 per kilogram,sedangkan harga jagung Rp. 4.700 perkilogram. Harga telur tersebut dibawah harga acuan sesuai undang-undang yang diterapkan pemerintah.
            Para peternak ini pun sudah mulai kehilangan pekerjaan nya, salah satu nya adalah joko peternak telur asal blitar ini mengakhiripekerjaannya karena tak sanggup lagi menghidupi ayam ternaknya. Para petrenak yang mulai gulung tikar ini tidak hanya di Blitar saja namun banyak para peternak dari kota lain yang mulai gulung tikar karena harga telur tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Dinamika harga telur membuat kondisi peternak ayam morat marit. Ironisnya rendahna harga telur di tingkat peternak tidaj berbanding lurus dengan harga di pasar tradisional dan took ritel modern.
Hal negatif : Para peternak tidak lagi mampu mempertahankan usaha mereka karena pemerintah tidak kunjung melakukan sidak dan perbaikan harga di pasar-pasar setempat.
Hal positif : dengan ada nya permasalahan harga telur yang rendah membuat para petani jagung juga meraup keuntungan dengan tingginya harga jagung yang selama ini petani jagung sering merugi.

Sumber : SY.2107. “PARA PETERNAKAYAM DIHANTUIKECEMASAN . Kompas, 10 Juni 2017











PENGUSAHA BALI DODORONG MANFAATKAN


            Direktorat Jendral ( Ditjen) Bea dan Cukai mendorong pelaku industri kecil dan menegah  (IKM) di Bali memanfaatkan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor ( IKTE). Pemanfaatan KITE bagi IKM menghemat  biaya produksi sehingga produk ekspor di Bali lebih berdaya saing di pasar g;obal dan harga jual produk lebih kompetetif. “ Kami berharap semakin banyak perusahaan berskala industry kecil dan menegah di Bali memanfaatkan KITE untuk IKM,” Kata kepala kantor wilayah ditjen Bali.
Hal negatif : Ketika pemerintah tidak menjamin pasar IKm maka perusahaan daerah tidak akan berjalan dengan baik

Sumber : Claim, Kotrain . 2017. “PENGUSAHA BALI DODORONG MANFAATKAN”. KOMPAS 10 JUNI 2017















ASURANSI PADA HARI RAYA LEBARAN
             Hari raya lebaran dan liburan segera tiba. Pada masa Lebaran dan Liburan, banyak orang berbondong-bondong pergi dari satu kota ke kota lain. Waktunya pun hampirbersamaan. Arus kendaraan dan manusia adalah jumlah besar dan berpotensi kecelakaan. Para perusahaan asuransi harus memperbaiki sarana dan prasarana bagi para penguna asuransi.Harus siap siaga ketika asuransi tersebut di minta karena pada saat hari raya semakin banyak asuransi digunakan dan sebagai pengaman para pengguna asuransi tersebut pihak jasa asuransi harus memperhatikan kelayakan pelayanannya.
Hal negatif  : banyak para pengguna asuransi yang telat dalam pembayaran namun mereka meminta asuransi cair ketika terjadi sesuatu pada pengguna asuransi.
Hal positif : Para pelayanan asuransi mampu untuk memperbaiki pelayannya.
Sumber : Joice, Santi. 2017. “ASURANSI PADA HARI RAYA LEBARAN” . KOMPAS , 10 JUNI 2017



















0 comments:

Post a Comment