20.4.17

GANGGUAN MAKAN

GANGGUAN MAKAN
NAMA : M. RIAND PURWADINATA
NIM : 15.310.410.1118
PSIKOLOGI ABNORMAL


GANGGUAN MAKAN
NAMA : M. RIAND PURWADINATA
NIM : 15.310.410.1118
PSIKOLOGI ABNORMAL

Banyak sekali hal kesehatan yang berkaitan dengan masalah makanan di dunia
ini. Terdapat banyak restoran–restoran yang menyajikan makanan cepat saji dari harga yang murah hingga mahal. Setiap orang selalu memiliki makanan favorit
mereka sendiri dimana, makanan-makanan tersebut pasti memiliki dampak positif serta negatif bagi kesehatan manusia. Namun, bagaimana dengan permasalahan makan dan
permasalahan psikologis yang dipicu oleh makanan? Sekarang ini,sangat banyak yang mendambakan tubuh yang indah dan langsing,khususnya bagi sebagian besar wanita didunia. Setiap wanita selalu melakukan berbagai cara untuk mendapatkan tubuh yang kurus dan langsing.
Mereka cenderung melakukan diet ketat dan olahraga yang teratur namun, adapula yang melakukannya dengan cara yang ekstrim seperti tidak makan atau memuntahkan makanan mereka dengan cara mencolokkan jari mereka ke tenggorokan agar timbul rasa ingin muntah. Sebenarnya, dalam ilmu psikologi hal tersebut merupakan penyakit psikis yang harus diperhatikan. Terdapat beberapa permasalahan psikologis yang terkait dengan permasalahan makanan yaitu ;
Anoreksia NervosaIstilah anoreksia berarti hilangnya selera makan sedangkan nervosa
mengindikasikan bahwa hilangnya selera makan tersebut disebabkan oleh emosional. Biasanya orang yang mengalami Anoreksia Nervosa akan menolak untuk mempertahankan berat badan normal mereka. Sehingga, hal ini berarti orang-orang tersebut memiliki berat badan kurang dari 85 persen dari berat badan orang-orang normal. Penurunan berat badan biasanya terjadi akibat melakukan diet, meskipun pengurasan (muntah dengan sengaja, penggunaan obat pencahar secara sengaja dan berlebihan) dan olahraga yang ekstrim serta berlebihan merupakan beberapa cara yang ditempuh oleh orang dengan anoreksia nervosa.

DAFTAR PUSTAKA
Davidson, G.C.,Neale, J.M., Kring, A.M. 2010.Psikologi abnormal edisi ke-9. Jakarta : Rajawali Pers.


0 comments:

Post a Comment