27.12.16

perjalanan anak kampung


                                             
                      PERJALANAN ANAK KAMPUNG                             

Saya punya sahabat dari kampung  didaerah kepil kabupaten wonosobo dia seorang sarjana teknik dari UNIVERSITAS GAJAH MADA  namanya AMIN ABDILAH LAILA panggilannya  dilah. Dia untuk mendapatkan gelar sarjana butuh perjuangan dia harus  melalui D3 dilanjutkan  ke S1 melalui kelas EKSTENSI sambil bekerja jadi sopir ditoko kayu milik temannya didaerah gamping ,pagi sampai sore kerja,malam kuliah dilakukan selama dua tahun ,padahal dilah ini anak orang yang berada tapi dia nggak mau membebani orang tuannya kata dia disekolahin sampai D3 sudah bersyukur banget.                Setelah lulus kuliah dia balik kampung untuk  mencari pekerjaan tapi  untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan ijasahnya  tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan ,dia mondar mandir memasukkan lamaran ke instansi  instansi tanpa ada hasil ,ahirnya dia banting setir dia bekerja  jadi operator foto kopy dan percetakan selama dua tahun sambil mengajarkan cara mengoperasikan komputer pada teman teman nya dikerjaan atau dikampungya.terus dia bekerja sebagai guru kimia di sekolah menengah kejuruan selama lima tahun.terus kerja di  sebuah bank yaitu BRI kecamatan kepil sebagai tim survei selama dua tahun,sambil kerja dia rajin mencari info di media sosial tentang lowongan pekerjaan di perusahaan  perusahaan ternama  diseluruh  indonesia dengan jerih payahnya selama bertahun tahun dia diterima bekerja sesuai dengan ilmunya yaitu sebagai koordinator mekanik diperusahaan perminyakan didaerah kalimantan sampai sekarang.
Melihat dari kisah perjalanan  teman saya ini saya menyimpulkan bahwa untuk mendapatkan sesuatu tidak geratis dan mudah, butuh proses dan perjuangan.ada pepatah mengatakan” UNTUK MENDAPATKAN SEBUAH PEDANG YANG BAGUS DAN TAJAM HARUS DI TEMPA DAN DIBAKAR BERKALI KALI”
                               
                                                SEKIAN DAN TERIMA KASIH

                                

0 comments:

Post a Comment