21.12.16

Artikel : Cara Menghadapi Anak Yang Mudah Bosan

Cara Menghadapi Anak Yang Mudah Bosan

Tri Jumiati
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta


            Ketika mendengar kata bosan, yang ada dipikiran saya adalah anak-anak. Mengapa demikian?, karena anak-anak sangat mudah merasa bosan. Seperti ketika saya berkunjung ke salah satu TK di daerah Sleman. Saya menemukan anak yang sangat mudah merasa bosan, saya mengatakan seperti itu karena saya melihat dan menyaksikannya sendiri.

            Ketika baru datang saya dan teman-teman saya seperti biasanya disambut dengan teriakan anak-anak yang ada di TK tersebut. Salah satu guru yang ada di TK tersebut langsung meminta kami untuk masuk keruang belajar. Tanpa menunggu waktu lama teman saya langsung mengajak anak-anak bernyanyi seperti biasanya. Pada saat itu, kami semua menyanyikan lagu “pada hari minggu” dan “kasih ibu”, setelah itu kami menyanyikan lagu “balonku”.

            Namun saya melihat seperti ada yang berbeda pada pagi itu, karena saya melihat ada salah satu anak yang diam dan tampak seperti tidak bersemangat. saya langsung mendekatinya dan bertanya “adik kenapa, kok diam aja gak ikut nyanyi kayak teman-teman yang lain?”, dengan suara yang pelan dan malu-malu dia menjawab “miss aku bosan dari tadi nyanyi terus, padahal sebelum miss tadi datang, kami semua udah nyanyi, tapi sekarang malah nyanyi lagi”, setelah itu tiba-tiba anak tersebut lari dan mengambil sebuah mainan.
            Saya langsung mendekati dan menghampiri anak tersebut, setalah itu saya bertanya kepada anak itu “adik pingin main?, gimana kalau kita menggambar?, bareng sama teman-teman kamu juga”, tiba-tiba anak tersebut berdiri dan berjalan dengan pelan menuju teman-temannya yang sedang menggambar tanpa menjawab pertanyaan dari saya.

            Saya langsung memberinya kertas gambar dan pensil warna, dengan semangat dia menggambar mobil, karena tema menggambar pada hari itu adalah menggambar mobil. Setalah itu, dia menghampiri saya dan meminta kertas gambar lagi, dia meminta kertas gambar kepada saya karena dia tahu bahwa hanya saya yang membawa kertas gambar tersebut. Dari situ saya mengetahui ternyata dia lebih suka menggambar daripada bernyanyi.
           

0 comments:

Post a Comment