8.3.16

Ringkasan Artikel

Pengalaman Pertama Menjadi Panitia Dalam Acara Studium Generale
  Tri Jumiati
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 
Yogyakarta



Pada awalnya ketika saya ditunjuk menjadi bagian dari Stadium Generale yaitu sebagai salah satu panitia yang mendapat tugas menjadi MC atau Master Ceremony.  Saya sangat senang  karena saya merasa bahwa ini pengalaman baru dan untuk pertama kalinya saya menjadi bagian dari acara yang sangat penting, apalagi menjadi panitia.

Untuk pertama kalinya, diadakan rapat yang harus dihadiri oleh semua panitia termasuk Pembina. Didalam rapat seluruh panitia diberikan pembagian tugas yang harus menjadi tanggungjawab dari awal kepanitiaan dibentuk sampai kepanitiaan dibubarkan.

Selain bertugas menjadi MC ketika acara Studium Generale, saya juga bertugas untuk memastikan kehadiran keempat pembicara, membuat dan mengirimkan undangan kepada keempat pembicara, meminta CV dan materi yang akan di persentasikan oleh masing-masing pembicara, termasuk menyiapkan souvenir untuk pembicara yang akan diserahkan oleh Dekan Psikologi, Kaprodi Psikologi, Wakil Rektor kepada pembicara di akhir acara, dan menyiapkan, membagi dan mengumpulkan lembar pretes di akhir acara.

Namun, karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan saya, saya meminta bantuan kepada panitia yang lain agar berkenan untuk membantu mengerjakan tugas saya. Setelah itu, seluruh panitia bergantian mencari peserta dan mengajukan proposal untuk sponsorship, termasuk saya.

Pada hari sabtu 27 februari 2016 yaitu acara Studium Generale, pada pukul 07.00 WIB belum ada satupun peserta yang tampak hadir sedangkan acara harus sudah dimulai pada pukul 08.00 WIB. Tidak lama kemudian satu persatu peserta hadir dan melakukan registrasi ulang, sedangkan para sponsor yang membuka stand penjualan mempersiapkan barang-barang yang akan di jual. Ketika waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB saya dan patner yaitu mbak Sri Mulyani bersiap-siap untuk segera memulai acara Studium Generale karena sudah banyak juga peserta yang sudah hadir dan sudah berada di tempatnya masing-masing yang sudah di siapkan oleh panitia.

 Karena ini untuk pertama kalinya, saya merasa gugup dan bahkan saya tidak percaya diri untuk berdiri dihadapan para peserta dan para tamu undangan termasuk di hadapan keempat pembicara. Namun, mbak Sri selalu berusaha memotivasi saya agar saya bisa memberanikan diri karena mbak Sri juga selalu mengatakan “ ayo dek semangat kamu harus beraniin diri kamu, kalau bukan sekarang kamu belajar untuk memulainya kapan lagi, karena ini kesempatan yang bagus buat kamu dek”, dengan itu saya berusahauntuk memberanikan diri saya karena ini adalah proses belajar dan untuk menambah pengalaman saya.

Setelah itu, ketika acara sedang berlangsung saya tidak terfokus dengan tugas saya sebagai MC, karena ada kesalahan pada soundsystem membuat saya harus bolak-balik keluar masuk dan berusaha memperbaiki MIC yang bermasalah dengan bantuan panitia yang bertugas dibagian itu yaitu mas Sofi. Namun, MIC tidak bisa nyala meskipun sudah diganti baterai, sehingga membuat saya kesulitan dan sama sekali tidak fokus dengan tugas utama saya sebagai MC sehingga sepenuhnya yang menjadi tugas saya diambil alih oleh mbak Sri.

Kemudian ketika pembicara menyampaikan materi, saya dan mbak Sri hanya duduk namun sesekali saya diminta kepada mbak Sri untuk memberikan selembar kertas kecil untuk mengingatkan atau memberitahukan kepada pembicara berapa lama lagi waktu tersisa, begitu seterusnya sampai para pembicara selesai menyampaikan semua materi.

Ketika sesi tanyajawab, saya bertugas menjadi pembawa MIC yang harus diberikan kepada peserta yang akan bertanya. Setelah itu, pada sesi dimana moderator yaitu ketua kaprodi Fakultas Psikologi membacakan pertanyaan yang dibuat oleh pembicara yang diberikan kepada para peserta dan bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan tersebut akan diberi hadiah dan akan diberikan oleh Wakil Rektor yang hadir, dan ketika ada yang ingin menjawab pertanyaan tersebut saya harus memilih dan memberikan MIC kepada peserta.

Pada pukul 12.00, maka seluruh panitia bergegas untuk memberikan bingkisan makan siang kepada para pembicara dan para peserta. Setelah itu, acara diakhiri dengan pemberian Sovenir dan sertifikat kepada para pembicara yang diserahkan oleh Wakil Rektor II, dan di lanjutkan dengan sesi bersama kepada para pembicara Studium Generale. Setelah berakhirnya sesi foto bersama maka resmi pula acara Studium Generale telah selesai dilaksanakan.

saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pembina selaku menanggungjawab acara Studium Generale ini dan kepada seluruh panitia lainnya, yang telah bersedia membantu demi kelancaran acara Studium Generale ini sehingga acara berjalan dengan cukup baikl.


0 comments:

Post a Comment