12.9.15

Loyal, Atau Kutu Loncat

Ringkasan Artikel : 
Sri Mulyaningsih
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Kutu loncat adalah istilah yang sering kita temukan dalam dunia kerja. Istilah ini dapat diartikan sebagai symbol atau sebutan kepada para pekerja yang hobbi gonta – ganti perusahan tempat ia bekerja. Fenomena ini biasa terjadi pada para pekerja pemula. Fres graduate yang belum siap dengan situasi dan tekanan dalam bekerja. Walhasil, dalam sebulan mungkin dapat dua sampai tika kali menempati posisi dalam perusahaan yang berbeda. Pola fikir mereka hanya menganggap sebagai ajang coba-coba untuk mencari perusahaan yang sesuai dengan keinginan mereka.

Banyak yang bertanya-tanya apakah benar jika seorang pekerja hanya berniat menjadi Kutu Loncat. Jawabannya tentu tidak serta merta seperti itu.
Pelamar kerja pasti ingin diangkat sebagai karyawan tetap dalam sebuah organisasi kerja. Namun, pelamar kerja juga harus memahami bahwa, setiap perusahaan memiliki syarat dan ketentuan merekrut pekerja. Pelamar kerja dapat menjadi karyawan tetap, apabila memiliki ASK, Attitude-Skill-Knowledge. Attitude dalam hal ini adalah etos kerja. Sikap atau kebiasaan yang baik dan etis di tempat kerja. Seperti, disiplin, jujur, bertanggungjawab, semangat, tekun, sabar, dedikasi tinggi terhadap pekerjaan, sadar lingkungan, loyak kreatif, dinamis. Skill yang dimaksud yaitu keterampilan yang dimiliki sesuai dengan bidang yang dituju. Khowledge dimaksudkan seberapa luas wawasannya terhadap bidang yang ditekuninya.
Dari ketiga hal ini, attitude lah yang sangat penting. Ketika pekerja memiliki skill dan knowledge yang tinggi namun tidak memiliki attitude (dedikasi tinggi, jujur, tekun, dll) apakah dapat berkembang organisasi kerja tersebut. Sedangkan skill dan knowledge dapat dikembangkan kemudian. Dengan adanya pelatihan-pelatihan dapat menjadi sarana peningkatan skill dan knowledge. Berbeda dengan Atitude, sikap kerja dan etos kerja yang tinggi sudah menjadi bawaan dari diri individu itu sendiri, dengan tipe mereka masing-masing. Karena Attitude akan menentukan apakah dapat menjadi karyawan yang Loyal atau hanya sekedar Kutu Loncat.

Sumber : Magdalena Sukartono, Loyal Atau Kutu Loncat, Kedaulatan Rakyat, 01 Mei 2015, Hal:13


0 comments:

Post a Comment