12.6.20

PENTINGNYA REWARD BAGI MOTIVASI KERJA KARYAWAN











Teguh sundoro / 19310410054
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen Pengampu : Arundhati Shinta, M.A.
 



       Masalah sumberdaya manusia masih menjadi sorotan utama bagi perusahaan untuk tetap dapat bertahan di era globalisasi. Sumber daya manusia mempunyai peran utama dalam setiap kegiatan perusahaan. Walaupun didukung dengan sarana dan prasarana serta sumber daya alam yang memadai, tetapi tanpa dukungan sumberdaya manusia yang handal kegiatan perusahaan tidak akan terselesaikan dengan baik. Hal ini menunjukan bahwa sumber daya manusia merupakan kunci pokok yang harus diperhatikan dengan segala kebutuhanya. Sebagai kunci pokok, sumber daya manusia akan menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan perusahaan.Tuntutan perusahaan untuk memperoleh, mengembangkan dan mempertahankan sumber daya manusia semakin mendesak sesuai dengan dinamika lingkungan yang selalu berubah.Pentingnya peranan sumber daya manusia tercermin dari kebutuhan, perusahaan untuk membuat strategi manajemen sumber daya manusia sejajar dengan pentingnya strategi di bidang lainya. Manajemen sumber daya manusia merupakan program, aktivitas untuk mendapatkan, mengembangkan, memelihara dan mendayagunakan sumber daya manusia untuk mendukung perusahaan mencapai tujuannya.Dalam mencapai tujuan perusahaan, dibutuhkan sumber daya manusia (karyawan) yang berkualitas. Kualitas atau kinerja karyawan harus selalu dipelihara dan ditingkatkan,salah satu caranya adalah dengan penerapan reward dan punishment.
      Reward atau penghargaan adalah imbalan dalam bentuk material dan non material yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada karyawannya agar mereka dapat bekerja dengan motivasi tinggi dan berprestasi dalam mencapai tujuan perusahaan. Dengan kata lain pemberian penghargaan atau reward bertujuan untuk meningkatkan produktivits dan mempertahankan karyawan yang berprestasi agar tetap loyal kepada perusahaan. Pemberian penghargaan dimaksudkan sebagai dorongan agar karyawan mau bekerja dengan lebih baik dan membangkitkan motivasi sehingga mendorong kinerja karyawan. Reward atau apresiasi yang diberikan pada karyawan tidak harus berupa uang atau barang,akan tetapi berupa pujian kepada karyawan adalah salah satu bentuk hadiah dengan begitu mampu membuat karyawan merasa senang dan membuat suasana kantor menyenangkan,pujian yang di berikan bisa mendorong karyawan semakin aktif dan produktif di kantor.
      Manfaat lain reward bagi karyawan adalah mampu mendekatkan hubungan dengan atasan dengan karyawan/bawahan.Seorang atasan yang sering memberikan reward pada karyawannya dijamin akan memiliki relasi lebih dekat dibanding  dibanding atasan yang hanya senang memerintah,90 persen karyawan yang sering mendapat penghargaan dari atasannya menunjukan punya rasa kepercayaan tinggi pada atasannya tersebut,Hal tersebut tentu penting karena rasa nyaman dan percaya antara atasan dan karyawan mampu membuat situasi organisasi lebih kondusif.Disadari atau tidak, saat ini masih banyak perusahaan kecil maupun besar yang belum menyadari pentingnya reward bagi karyawan.
     Teori Penentuan Sasaran dikembangkan oleh Locke pada tahun 1968 untuk menjelaskan perilaku manusia dalam situasi kerja tertentu Teori ini berpendapat bahwa tujuan dan niat adalah kognitif dan disengaja. Dua temuan utama dari teori ini adalah bahwa menetapkan tujuan mengarah ke kinerja yang lebih tinggi daripada menetapkan tujuan yang mudah atau "melakukan yang terbaik" dan bahwa kesulitan tujuan secara linear dan positif terkait dengan kinerja sehingga, semakin sulit tujuan, semakin besar upaya, fokus, dan ketekunan, yang menghasilkan kinerja yang lebih tinggi. Tujuan diusulkan untuk memediasi pengaruh insentif dan umpan balik terhadap kinerja. Model ini telah menelurkan banyak penelitian, yang sebagian besar mendukung prediksi ini
      Teori penetapan bertujuan untuk mengacu pada efek menetapkan tujuan pada kinerja selanjutnya. Peneliti Edwin Locke menemukan bahwa individu yang menetapkan tujuan spesifik dan sulit dilakukan lebih baik daripada mereka yang menetapkan tujuan umum dan mudah. Locke mengusulkan lima prinsip dasar penetapan tujuan: kejelasan, tantangan, komitmen, umpan balik, dan kompleksitas tugas,Salah satu cara paling efektif untuk tetap termotivasi adalah dengan menetapkan tujuan untuk diri sendiri. Namun, jenis dan kualitas tujuan yang Anda tetapkan memengaruhi seberapa baik mereka akan bekerja.
      Setiap organisasi menggunakan berbagai reward atau imbalan untuk menarik dan mempertahankan orang dan memotivasi mereka agar mencapai tujuan pribadi dan tujuan organisasi. Besar kecilnya reward yang diberikan bergantung kepada banyak hal, terutama ditentukan oleh tingkat pencapaian yang diraih. Selain itu bentuk reward ditentukan pula oleh jenis atau wujud pencapaian yang diraih serta kepada siapa reward tersebut diberikan.Sistem penghargaan terdiri atas semua komponen organisasi, termasuk orang-orang, proses, aturan dan prosedur, serta kegiatan pengambilan keputusan, yang terlibat dalam mengalokasikan kompensasi dan tunjangan kepada pegawai sebagai imbalan untuk kontribusi mereka pada organisasi. Reward tidak hanya diukur dengan materi, akan tetapi juga dipengaruhi oleh interaksi antara manusia serta lingkungan organisasi, pada saat tertentu manusia terangsang dengan insentif ekonomi atau materi atau keuntungan-keuntungan ekonomi.


            




0 comments:

Post a Comment