30.9.22

ESSAY1 PSIKOLOGI LINGKUNGAN

 BIJIH PLASTIK DARI RUMPUT LAUT

(Pradipta Pandu)

 

 

Essay 1 Psikologi Lingkungan

Dosen Pengampu: Dr., Dra. Arundati Shinta MA

 


DIAN FADJARINI

(21310410011)

Psikologi SJ

Universitas Proklamasi 45

 

 

Topik

Membuat bijih plastik ramah lingkungan dari rumput laut.

Sumber

Pradipta Pandu: Bijih Plastik Dari Rumput Laut. Kompas. Senin, 19 September 2022

Ringkasan

    Tahun 2021 Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat sebanyak 11,6 juta ton sampah nasional merupakan sampah yang berasal dari plastik. Seperti yang kita ketahui bahwa plastik merupakan produk yang tidak ramah lingkungan. Plastik yang banyak beredar terbuat dari stryin monomer atau senyawa hidrokarbon aromatic yang berasal dari produksi samping minyak bumi dan gas alam yang tidak ramah lingkungan.

      Berbagai hal terus dikembangkan untuk menciptakan produk plastik yang ramah lingkungan, diantaranya produk plastik berbahan dasar singkong dan tepung. Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRBB BRIN) baru saja mengembangkan bijih plastik dari rumput laut. Rumput laut yang digunakan berjenis sargassum (tidak dimanfaatkan untuk pangan). Rumput laut tersebu diformulasikan dengan beberapa bahan lainnya. Sekitar 50% rumput laut, 25% gelatin, 25% gliserol. Bahan-bahan tersebut dicampur ke dalam mesin ekstruder,dan menghasilkan serabut plastik/filamen. Selanjutnya masuk ke tahap pencetakan atau mesin pemotong dan menghasilkan pelet plastik/bijih plastik. Bijih plastik merupakan bahan yang bisa di moodling (dicetak) menjadi produk apapun sesuai kebutuhan, misalnya: piring, cangkir sedotan, kantong plastik.

      BRIN dan pihak industri PT Evogaia Karya Indonesia melakukan program Kerjasama yang berfokus pada optimalisasi komposisi dan determinasi kemampuan terdegradasi dari bioplastik berbasis rumput laut. Serta produk kemasannya diharapkan dapat berhasil dan menembus pasar internasional.

Permasalahan

      Produk bijih plastik masih sedikit kalah dari produk plastik konvensional. Kualitas tersebut dinilai dari ketahanan plastik terhadao beban dan air serta kekuatan Tarik. Contohnya: nilai kekuatan Tarik produk plastik konvensional yaitu 10 Megapaskal (MPa), dibanding bijih plastik dari rumput laut yang kekuatan tariknya 9,5 MPa.

Opini Saya

       Produk bijih plastik dari rumput laut merupakan ide yang sangat bagus untuk menciptakan produk plastik ramah lingkungan. Ini sebagai salah satu langkah kecil berpartisipasi menjaga lingkungan. Produk tersebut harus mulai diproduksi lebih banyak dan disosialisasikan kepada masyarakat serta dipenuhi permintaan pasarnya.

          Mungkin ada pilihan lain yang bisa dikembangkan apabila masyarakat masih belum meminati produk plastik ramah lingkungan tersebut. Misalnya membuat kantong belanja dari kain. Seperti yang sudah mulai digalakan oleh beberapa tempat perbelanjaan saat ini. Kantong tersebut justru bisa dipakai untuk berkali-kali belanja jadi bisa hemat dan mengurangi sampah plastik.

 

 




0 komentar:

Posting Komentar