8.4.21

ANAK REMAJA DAN SIKAP ORANG TUA

                                                                   

Hasriani zubaidi /19310410091
 Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
 Dosen Pengampu : Dr.Arundhati Shinta M.A


                                


Kenakalan anak remaja adalah prilaku yang menarik untuk dibicarakan.kenakalan remaja tidak pandang bulu artinya bisa siapa aja melanda perempuan mau pun laki-laki usia, latar belakang,pendidikan atau status sosial.salah satu yang dikaitkan dengan masyarakat tentang kenakalan remaja seakan tidak bisa dilepas dan seakan menjadi target orang-orang untuk dipersalahkan.padahal belum tentu kenakalan mereka akibat inisiatif mereka sendiri,melaikan karna suatu dorongan atau situasi dan kondisi yang mendorong mereka melakukan kenakalan.fase remaja sebenarnya adalah fase penuh gairah,semangat dan fase ini remaja ingin diberikan kebebasan dalam artian mengambil keputusan,akan tetapi sebagian dari orang tua memandang fase ini belum pantas diberikan kebebasan atau belum dewasa dan memandang mereka masih anak-anak,namun sebaliknya pada sisi lain anak remaja menolak diperlakukan seperti anak-anak.
Perbedaan inilah yang sering menimbulkan ketegangan emosional antara keduanya pihak orang tua dan anak,sehingga menggakibatkan perselisihan dan anak remaja mereka mulai berani melancarkan protes kepada orang tua atau menantang terutama saat mengambil keputusan.
pentingnya peran orang tua dalam memahami tentang prilaku dan sikap anak remaja namun terkadang orang tua banyak yang belum memahami malah memberikan tekanan pada anak,sehingga membuat anak tersebut tidak nyaman dan ada dua aspek yang selalu berkaitan dengan anak remaja yaitu :
1.Anak remaja ingin memiliki kebebasan yang tidak mau kekangan sama orang tua
2. Ingin mencari identitas dirinya.
Banyak dari orang tua sekarang lebih menuntut kepada anaknya.
ciri khas yang sering melekat pada anak remaja ketika tak diberikan dalam mengambil keputusan atau terus diberikan kekangan dari orang tua menimbulkan sikap pesimis yang membuat mereka seakan-akan tidak berdaya,lemah dan gagal menempatkan diri mereka dan banyak remaja yang akan memandang diri mereka tidak mempunyai  arti apa-apa sebab rendahnya dorongan atau dukungan dari orang tua sikap pesimis tersebut yang akan menimbulkan dorongan untuk melakukan kenakalan bahkan ingin mengakhir hidupnya.


REFERENSI :
DAFTAR PUSTAKA
Birren,james,E Schaei,K Wagner 1985 The Psychology of Aging.New York : Van Nostrand Reinhold Company.

0 komentar:

Posting Komentar