14.6.20

TIPS PENGELOLAAN SAMPAH DAN LIMBAH

TIPS PENGELOLAAN SAMPAH DAN LIMBAH

 

 

Heny Suprapti

183104101181

Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Dosen Pengampu Dr.,Dra.Arundati Shinta,MA

 

 

 

Pendahuluan

Sampah merupakan efek samping yang muncul dari adanya peradaban manusia. Munculnya sampah tidak dapat dihindari sebab setiap aspek kehidupan manusia selalu menyisihkan sisa habis pakai. Menurut SK SNI tahun 1990, sampah merupakan limbah yang bersifat padat terdiri dari zat organik dan zat anorganik yang dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan dan melindungi investasi pembangunan.

 

Permasalahan sampah merupakan hal yang krusial. Hal tersebut dikarenakan permasalahan sampah dapat berakibat buruk bagi sisi kehidupan manusia terutama yang berada di kota-kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, Palembang, Medan, dan  Makassar.Menurut Chandra (2007), salah satu faktor yang mempengaruhi jumlah sampah yaitu jumlah dan kepadatan penduduk. Semakin padat penduduk, maka sampah yang menumpuk juga akan semakin tinggi. Selain itu, harus disadari juga bahwa terdapat beberapa jenis sampah yang memerlukan penanganan khusus sebab dapat memberikan kerusakan terhadap lingkungan sebab dapat menjadi limbah berbahaya.

 

Menurut Shinta (2019) diperlukan adanya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan hidup, sebab hal tersebut dapat membantu memperkuat ketahanan sosial. Namun, masih banyak orang yang tidak sadar akan kehadiran sampah di lingkungannya. Selain itu, juga masih banyak orang membuang sampah di berbagi tempat seperti sungai dan lain sebagainya. Jika permasalahan sampah tersebut tidak diatasi dengan benar, maka akan menimbulkan permasalahan baru. Permasalahan tersebut berupa munculnya penyakit dari tumpukan sampah seperti penyakit menular, penyakit kulit, dan gangguan pernapasan (Soemirat, 2007). Selain itu, permasalahan sampah juga dapat mengakibatkan terjadinya banjir akibat tumpukan sampah di aliran sungai.

 

Jadi, pertanyaan yang diajukan pada tulisan ini yaitu bagaimana cara tepat yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sampah? Pertanyaan tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus sebab saat ini masih banyak orang yang mengatasi permasalahan sampah dengan teknik pembakaran. Cara tersebut tidaklah tepat sebab proses pembakaran sampah tersebut dapat menghasilkan dioksin, yaitu salah satu zat yang berbahaya bagi tubuh. Zat tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada daya tahan tubuh, menyebabkan kanker, pertumbuhan abnormal dan perubahan hormon.

 

 

 

 

Tata Cara Pengelolaan Sampah dan Limbah

Menurut Shinta (2019) orang yang visioner merupakan orang yang mampu mengelola sampahnya dengan bijak. Hal ini menandakan bahwa pengelolaan sampah perlu dilakukan dengan baik agar dapat memberikan kemanfaatan yang optimal. Disadur dari laman ilmugeografi.com, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan dalam upaya pengelolaan sampah, yaitu:

 

1.  Pembuatan Kertas Daur Ulang

Kertas bekas yang sudah tidak terpakai lagi dapat dimanfaatkan dengan menciptakan kertas daur ulang yang tetap memiliki tampilan yang bagus. Cara yang dapat dilakukan untuk membuat kertas daur ulang yaitu dengan merendam kertas bekas di dalam air dan kemudian dicampur dengan pewarna alami seperti kunyit, sirih, pandan wangi dan lain sebagainya. Campuran ini akan menghasilkan kertas berbagi warna dan siap untuk digunakan, baik untuk kesenian atau hanya sekedar media menulis.

2.  Pembuatan Kerajinan dari Koran Bekas

Limbah koran merupakan salah satu jenis sampah yang paling sering ditemukan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengelola sampah koran bekas yaitu dengan menciptakan sebuah kerajinan dari koran seperti vas bunga. Kita bisa memanfaatkan koran dengan cara membuat lilitan koran dalam jumlah banyak kemudian disusun menyerupai vas bunga. Setelah itu untuk mempercantik tampilan bisa diberikan warna pada koran tersebut.

3.  Kerajinan dari Kaleng Bekas atau Gelas

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola kaleng bekas dan gelas yaitu dengan membuat gift box dari kotak permen, pembuatan kotak pensil dari botol kaca, pembuatan guci dari pecahan gelas dan lain sebagainya.

4.  Pembuatan Makan Ternak

Limbah sisa makanan dari rumah tangga juga dapat dimanfaatkan kembali untuk keperluan yang lain. Sebuah penelitian berhasil membuat pakan ayam dari limbah organik rumah tangga dengan mencampur sisa sayuran, ikan, ataupun ayam yang ada dengan dedak. Campuran ini menghasilkan makanan ternak yang bergizi tinggi dan baik untuk kesehatan hewan ternak.

5.  Pembuatan Kompos

Beberapa sampah organik mengandung karbon dan nitrogen sangat tinggi, seperti sampah hijau, daun kering, kotoran hewan ternak, lumpur cair dan sebagainya. Sampah-sampah ini bisa diproses untuk dijadikan kompos.

 

 

6.  Pembuatan Gas Methan

Sisa sampah ternyata dapat dimanfaatkan untuk menciptakan gas methan yang berfungsi sebagai bahan bakar. Hal ini sebagaimana yang telah dilakukan oleh pemerintah kota Bau-Bau yang memanfaatkan sampah sebagai penghasil gas methan. Cara yang dilakukan yang dilakukan yaitu dengan menimbun sampah di dalam lapisan tanah, kemudian diberi saluran pipa instalasi gas methan. Hasil gas tersebut disalurkan ke pemukiman warga untuk listrik dan bahan bakar kompor (https://regional.kompas.com/).

7.  Bank Sampah

Program terakhir yang dapat digunakan untuk mengelola sampah yaitu dengan menciptakan bank sampah. Bank sampah merupakan tempat dikumpulkannya sampah-sampah anorganik yang dapat diolah atau di daur ulang kembali, seperti gelas,plastik, kaleng dan lain-lain.

 

Penutup

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan guna melakukan pengelolaan sampah. Cara-cara tersebut tergolong simpel dan tentunya dapat memberikan kemanfaatan baru dari sampah yang selalu dijauhi. Oleh karena itu, mari kita bersahabat dengan sampah dengan melakukan pengelolaan yang tepat agar dapat memberikan kemanfaatan bagi seluruh manusia.

 

Daftar Pustaka

7 Cara Pemanfaatan Sampah dan Limbah - IlmuGeografi.com. (2016, January 14). Retrieved from https://ilmugeografi.com/ilmu-sosial/cara-pemanfaatan-sampah.

Chandra, B. (2007). Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Penerbit BukuKedokteran EGC.

Media, K. C. (2020, June 09). Olah Sampah, Daerah Ini Hasilkan 5.000 Watt Listrik. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2016/01/05/09060071/Olah.Sampah.Daerah.Ini.Hasilkan.5.000.Watt.Listrik.

Shinta, A. (2019). Penguatan Pendidikan Pro-Lingkungan Hidup di Sekolah-Sekolah Untuk Meningkatkan Kepedulian Generasi Muda Pada Lingkungan Hidup. Yogyakarta: BEST Media.

SK SNI T-13-1990- F, Tata Cara Pengelolaan Teknik Sampah Perkotaan, Yayasan LPMB, Departemen Pekerjaan Umum, Bandung.

Soemirat,J.(2007). Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.


0 comments:

Post a Comment