9.6.20

Psikologi Sosial Dalam Ketidakpatuhan Masyarakat Selama Masa Pandemi


Putri Wulandari / 19310410067
Dosen Pembimbing : Dr. Arundati Shinta, MA

  
Psikologi sosial merupakan cabang dari ilmu psikologi yang mempelajari secara menyeluruh tentang hakikat dan sebab-sebab perilaku individu dalam lingkungan sosial (Myers,2002). Yang menjadi objek studi psikologi sosial adalah segala tingkah laku yang timbul dalam konteks sosial atau lingkungan sosial.
Selama masa pandemi covid-19 semua negara termasuk Indonesia sedang berjuang melawan virus corona, namun masih banyak sekali masyarakat yang abai akan hal ini. Mereka masih tetap menunjungi tempat-tempat ramai, tidak memakai masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan. Mengapa hal ini terjadi? Apakah ini merupakan kesalahan dari pihak pemerintah atau malah justru kesalahan masyarakat itu sendiri?
Menurut Kurt Lewin, Bapak Psikologi Sosial mengatakan perilaku seseorang (behaviour) dipengaruhi oleh aspek pribadi (personal) dan lingkungan (environment). Begitupun untuk masalah ketidakpatuhan atau disobedience yang bisa dijelaskan dua penyebab utamanya yaitu faktor psikologis dan juga faktor lingkungan.
Ketidakpatuhan dari aspek psikologis penah diteliti oleh behavioural scientist bernama Jack Brehm pada tahun 1966 dengan mengenalkan teori psychological reactan yang mengatakan “ketika sesesorang dibatasi hidupnya atau diambil haknya, ia cenderung akan memberontak atau mengambil kembali kebebasan yang hilang”.
Teori psychological reactan atau reaktansi psikologi disebut juga reverse psychology. individu mempunyai persepsi bahwa ia harus mengerjakan suatu hal tanpa ia mempunyai alternatif pilihan lainnya (kebebasannya dihambat). Dalam situasi semacam itu individu terdorong untuk mendapatkan kebebasannya yang terampas itu. Asumsinya yaitu seseorang akan terpuaskan kebutuhannya bila ia dapat berperilaku bebas dan dapat memunculkan kebebasan itu dalam suatu perilaku nyata. Ketika kebebasan itu teramapas maka individu akan melakukan apa saja untuk mengembalikan kebebasannya itu. Inilah yang disebut Brehm sebagai reactance (reaksi).
Ketidakpatuhan Masyarakat selama masa pandemi covid-19 ini dapat muncul sebagai bentuk perlawanan, dikarenakan sebagian masyarakat merasa ada kebebasan atau haknya yang dapat diambil. Contohnya, ketika masyarakat merasa kehilangan pendapatan karena tempat bejualan mereka ditutup oleh pemerintah agar tidak menimbulkan keramaian. Akan ada pertentangan batin antara patuh atau tetap memenuhi kebutuhan hidup yang harus dipenuhi.
Dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini, kita sebagai warga negara sebaiknya mematuhi aturan yang dianjurkan oleh pemerintah sehingga keadaan dapat segera membaik. Namun, dalam hal ini pemerintah juga harus konsekuen dengan aturan yang diambil dan menjadi contoh yang layak dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

Ummah, Hairul. 2014. Pengertian Psikologi sosial, Sejarah Perkembangan Psikologi Sosial,Gejala Psikologi Sosial,Ruang Lingkup dan Kajian Sosial dan Teori-teori Psikologi Sosial. https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/ummah.najma.com/pengertian-psikologi-sosial-sejarah-perkembangan-psikologi-sosialgejala-psikologi-sosialruang-lingkup-dan-kajian-sosial-dan-teoriteori-psikologi-sosial_54f3ffe5745513802b6c84d4. (diakses tanggal 9 Juni 2020)

Ucu, Karta Raharja. 2020.  Pandemi Ketidakpatuhan Sipil. https://today.line.me/id/article/Pandemi+Ketidakpatuhan+Sipil-97wgX3.  (diakses tanggal 9 Juni 2020)

2020. Teori-Teori Dalam Psikologi Sosial. Power Point Pesentasi dalam Materi Perkuliahan Juni 08, Yogyakarta.

0 comments:

Post a Comment