14.6.20

MEPERSIAPKAN DIRI DALAM PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSi KARYAWAN : Bye Bye GUGUP!!!


UAS PSIKOLOGI SOSIAL 



Sekar Pramesthi Armindariani / 19310410072

Dr. Arundanti Shinta. M.A
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45

Karyawan atau sumber daya manusia (SDM) merupakan aset yang sangat penting dan unik dalam sebuah perusahaan. Diantara aset-aset lain seperti modal, bangunan, mesin, peralatan kantor, persediaan barang, dan lainnya hanya karyawan yang dapat bernapas, berpikir dan berperilaku. Dari tahun ke tahun persaingan untuk mendapatkan pekerjaan sudah semakin sulit, dimana lapangan pekerjaan semakin sulit danproses rekrutmen calon karyawan yang diadakan oleh perusahaan semakin sulit dan beragam.Rekrutmen calon karyawan adalah untuk mendapatkan orangyang tepat untuk menduduki atau mengisi posisi yang ditawarkan oleh perusahaan.

 proses rekrutmen adalah suatu proses penerimaan calon tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja (lowongan pekerjaan) pada suatu unit kerja dalam suatu organisasi atau perusahaan, sedangkan proses seleksi adalah proses pemilihan calon tenaga kerja yang paling memenuhi syarat untuk mengisi lowongan pekerjaan. Dengan demikian, proses rekrutmen merupakan proses awal yang dilakukan dalam pencarian tenaga kerja, sedangkan proses seleksi terjadi setelah ada sejumlah calon karyawan yang mendaftar atau terdaftar melalui proses rekrutmen.( Mundar 2011)

 
(Sumber Gambar : LinovHR)

 Sedangkan  menurut T. Hani Handoko (2012:69) menyatakan bahwa penarikan (recruitment) adalah proses pencarian dan ‘pemikatan’ para calon karyawan (pelamar) yang mampu untuk melamar sebagai karyawan. Proses ini dimulai ketika para pelamar dicari dan berakhir bila lamaran-lamaran (aplikasi) mereka diserahkan. Hasilnya adalah sekumpulan pencari kerja di mana para karyawan baru diseleksi

Tujuan utama rekrutmen adalah untuk menemukan seorang pelamar yang berkkualitas.Tujuan pasca pengangkatan perlu dipikirkan, proses rekrutmen harus menghasilkan karyawan yang merupakan pelaksanaan yang baik dan akan tetap bersama dengan perusahaan sampai jangka waktu yang ditetapkan atau sesuai perjanjian.
 
(Sumber Gambar:  CoffeBreakStory)

Salah satu tahap-tahapan  rekrutmen keryawan oleh perusahaan yaitu wawancara, banyak sebagian para calon pelamar pekerjaan yang gugur atau tidak lolos pada tahap wawancara atau interview. Wawancara kerja merupakan suatu langkah penting yang menentukan diterima atau tidaknya dalam pekerjaan yang anda lamar.  Dalam kebanyakan proses seleksi calon karyawan, wawancara kerja seringkali merupakan tahap awal yang dilalui oleh pelamar jika pelamar dianggap memenuhi syarat untuk mengisi lowongan pekerjaan. Dari wawancara kerja ditentukan apakah pelamar kerja dapat mengikuti proses seleksi selanjutnya atau tidak. Oleh karena itu, pelamar harus mempersiapkan diri dan menjalani wawancara kerja dengan sebaikbaiknya. Beberapa kiat untuk dapat mengikuti wawancara kerja dengan sukses adalah:   

1.       Persiapkan dengan baik
Persiapan, atau ketiadaan, secara langsung mempengaruhi kinerja dalam wawancara. Jika Anda yakin sangat cocok untuk posisi itu, Anda perlu membuktikannya kepada manajer perekrutan. Pengusaha mencari kandidat yang memberikan kesan mendalam dan menunjukkan nilai yang mereka bawa. Saat wawancara jika tidak ada persiapan, manajer perekrutan akan memiliki sedikit minat untuk mempekerjakan Anda.
2.      Berpikir sebelum berbicara
Satu kebiasaan gugup yang umum dari pelamar pekerjaan adalah menjawab pertanyaan terlalu cepat dan mengoceh, tanpa benar-benar mengetahui ke mana respon mereka. Ini sering terjadi ketika seseorang berpikir tentang bagaimana mereka akan menjawab pertanyaan daripada sepenuhnya mendengarkan apa yang ditanyakan. Memikirkan jawaban sebelum berbicara. Itu menunjukkan bahwa Anda memperhatikan pertanyaan dengan saksama. Pelamar tidak perlu merasa untuk segera berbicara.

3.      Selalu sopan dengan cara yang benar

Ketika wawancara selesai, sebagian besar pencari kerja tahu untuk mengirim ucapan terima kasih dalam 24 jam melalui e-mail. Selalu tindak lanjuti dengan ucapan terima kasih kepada setiap orang yang mewawancarai Anda. Kesopanan profesional ini adalah untuk keberhasilan Anda dalam mencapai posisi yang diinginkan. Beri mereka sesuatu yang akan mengingatkan jika Anda telah memberikan lebih banyak pemikiran, gagasan, perspektif, atau solusi baru.
 
(Sumber Gambar: Busines.Tupplus.com)

Jadilah seorang pelamar yang bijak, yang jujur menjawab semua pertanyaan saat wawancara. Jangan mengada-ada jawaban karena saat Anda diterima dan ternyata tidak sesuai dengan Anda, tentu malah akan memberatkan Anda, bukan? Jadilah pekerja berdedikasi tinggi yang setia, serta dapat mempertanggungjawabkan apa yang Anda kerjakan. 


Referensi
Hariwijaya & Djaelani, B.M. (2004). Kiat sukses mencari pekerjaan & memulai karir. Yogyakarta: Tugu Publisher.   

 Munandar, A.S. (2001). Psikologi industri dan organisasi. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).  

 Handoko, T Hani. Manajemen Personalia & Sumber Daya Manusia, Edisi Ke 2, Yogyakarta: BPFE

Sari Monica. Fitriana 2018. “ 3 Cara jitu bikim HRD terpukau saat wawancara kerja”
Sumber Gambar
LinovHR.Admin.(2019). “ Tips Interview kerja di perusaaham lain”

Stefanie. Andraianta (2019) “ Aneka tips sukses interview untuk software engineer”

 (diakses 14 Juni 2020)

Charley.Medoza.(2018). “video interview”




0 comments:

Post a Comment