15.6.20

interview : Tips dalam menghadapi wawancara kerja bagi pemula.



interview : Tips dalam menghadapi wawancara kerja bagi pemula.
Ujian Akhir Psikologi Industri & Organisasi


Ella sapulete / 163104201128
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A.
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

    Wawancara kerja merupakan metode penting dalam proses rekrutmen dan seleksi calon karyawan. Saat wawancara kerja, pelamar  telah memiliki kesempatan untuk lebih mengenal institusi / perusahaan dan sebaliknya perusahaan dapat mengenal potensi / kompetensi  pelamar dengan lebih detail. Bagi Perusahaan , tujuan wawancara kerja adalah  : Cara menemukan dan menentukan kecocokan antara karakteristik pelamar dengan persyaratan jabatan, Untuk mengetahui kepribadian pelamar, Mencari informasi relevan yang dituntut dalam persyaratan jabatan, Mendapatkan informasi tambahan yang diperlukan bagi jabatan dan perusahaan, Membantu perusahaan mengidentifikasi pelamar yang layak untuk diberikan penawaran kerja. Sedangkan bagi pelamar, tujuan wawancara kerja adalah : Merupakan kesempatan menjelaskan secara langsung tentang pengetahuan, keterampilan, pengalaman, strategi kerja dan sikap / cara mengatasi masalah situasi kerja
     Proses wawancara secara umum berisi tanya jawab. Tanya dari pihak HR dan jawab dari sang pelamar kerja. Tujuannya tidak lain adalah mengorek informasi pelamar. Yang pada akhirnya digunakan untuk menentukan apakah si pelamar tersebut layak untuk diterima sebagai karyawan atau tidak.  Hal yang perlu dipersiapkan sebagai perlamar kerja, khususnya yang fresh graduate adalah mencari tahu pertanyaan yang sering muncul dalam proses wawancara. Karena sejatinya setiap pertanyaan dalam wawancara kerja itu telah disusun / disetting sebelumnya oleh pihak HR. Artinya mereka telah menyiapkan terlebih dahulu pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan kepada si pelamar kerja.
 Dan sebagai pelamar yang baik, kita juga harus menyiapkan alternatif jawaban-jawaban dari pertanyaan yang nanti sekiranya akan muncul. Istilahnya ‘persiapan dihadapi dengan persiapan’. Logikanya, jika HR saja menyiapkan pertanyaan untuk wawancara, mengapa pelamar tidak menghadapinya dengan juga menyiapkan alternatif jawabannya.
 Jadi saat hendak menuju tempat wawancara kita sudah siap dan yakin dengan segala kemungkinan pertanyaan yang muncul. Bukannya hanya bermodal yakin dan percaya diri namun tanpa persiapan. Bagi para pencari kerja pemula,  rasa senang bercampur grogi dan cemas kerap kali muncul ketika akan menghadapi sebuah interview kerja. Tentunya ini tidak mengherankan karena memang pengalaman pertama bagi mereka.

Meski demikian, jangan sampai perasaan grogi dan cemas tersebut menyebabkan Kamu gagal dalam wawancara. Jadi, singkirkan perasaan tersebut dan mulailah mempersiapkan diri Kamu dengan maksimal.
Untuk membantu kamu mempersiapkan diri, berikut tips menghadapi interview kerja bagi pemula yang perlu kamu ketahui :
1.    Pelajari Tentang Perusahaan
Ketika mendapat panggilan untuk interview, kamu boleh tersenyum senang. Tetapi tunggu dulu, sudahkah kamu menyiapkan diri untuk menghadapinya?

Jangan sampai terlalu gembira hingga tak membekali diri dengan informasi tentang perusahaan yang cukup. Jadi, pelajari perusahaan yang kamu lamar sesegera mungkin.
Bukan hanya informasi secara umum, tetapi lebih detail tentang perusahaan tersebut. Baik melalui situs resmi maupun berita. Ini penting supaya kamu bisa tahu visi dan misi perusahaan serta bagaimana skill Kamu bisa sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan.

2.    Maksimalkan Penampilan
Sebagai seorang pemula yang datang untuk interview kerja, maka kamu tak boleh mengesampingkan penampilan. Jangan asal datang, tetapi berikan penampilan yang terbaik dan semenarik mungkin. Seperti memakai pakaian yang rapi dan bersih, menggunakan sepatu yang bersih, menata rambut dengan rapi, dan memakai sedikit parfum agar bau badan tersamarkan. Jangan lupa tersenyum. Dengan tersenyum, kamu akan terlihat lebih percaya diri. Sebaliknya, semenarik apapun penampilan kamu namun pelit senyuman, itu akan menjadi nilai minus untuk kamu.

3.    Lakukan Kontak Mata
Tips lain menghadapi interview kerja bagi pemula adalah selalu menjaga kontak mata. Berikan tatapan penuh rasa percaya diri tetapi bukan tatapan angkuh yang menyombongkan diri.
Kontak mata yang intens saat diajak berbicara menunjukkan semangat dan rasa percaya diri. Sehingga membuat lawan bicara percaya dengan apa yang Kamu ungkapkan, sepanjang tidak berlebihan. Laih halnya jika Kamu selalu menghindari kontak mata. Bisa menimbulkan kesan bahwa Kamu tak yakin dengan apa yang Kamu ucapkan. Bisa juga diartikan Kamu sedang berbohong. Tentu ini tidak baik bagi penilaian Kamu, kan?

4.    Jelaskan Perihal Diri Kamu.  
Di mana pun Kamu melakukan interview kerja, pertanyaan tentang siapa diri Kamu akan selalu muncul. Tentu saja, bagaimana perusahaan bisa menerima Kamu bekerja sebelum mengenal seluk beluk Kamu. Hal ini penting untuk menjadi bahan pertimbangan apakah Kamu sesuai atau tidak dengan pekerjaan tersebut. Jadi, ceritakan latar belakang Kamu.
Termasuk pendidikan maupun skill yang Kamu miliki dengan singkat padat dan jelas. Jangan berputar-putar tidak karuan. Dari cerita tersebut, sedikit banyak para interviewer akan mengetahui dan mengenal latar belakang Kamu. Oh ya, ketika Kamu menceritakan tentang diri Kamu, tunjukkan rasa percaya diri. Jangan lepaskan kontak mata dan jangan lupa berikan senyuman.

5.    Jelaskan Alasan yang Tepat
Pertanyaan yang juga kerap kali diberikan pada pelamar saat interview ialah apa alasan Kamu mengajukan lamaran kerja di perusahaan tersebut. Tujuannya supaya Kamu bisa memberikan jawaban yang sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Berikan alasan yang wajar dan objektif tanpa terkesan sedang membanggakan diri atau “menjilat” dengan keinginan agar diperhatikan. Jika Kamu lakukan maka jangan berharap lulus interview. Tetapi juga jangan asal memberikan jawaban, sebab satu kata saja memengaruhi nilai Kamu.

6.    Tonjolkan Kelebihan yang Kamu Miliki
Terkadang sebagai pemula merasa dilema ketika diminta untuk menjelaskan apa saja kelebihan yang dimiliki. Ketika menghadapi interview kerja bagi pemula, rasa grogi wajar saja terjadi tetapi usahakan jangan terlalu diperlihatkan. Untuk itu, ketahui kelebihan Kamu yang sesuai untuk posisi pekerjaan yan ditawarkan peruahaan terebut. Lalu tonjolkan apa saja yang menjadi kelebihan Kamu secara singkat namun padat sesuai dengan kenyataan. Sehingga perusahaan akan merasa rugi kalau harus melewatkan Kamu.
Jangan sampai melebih-lebihkan kemampuan yang sebetulnya tak Kamu miliki. Daripada nanti malu sendiri sebab apa yang Kamu tonjolkan tak sesuai fakta yang ada.

7.    Ungkapkan Kekurangan dengan Seimbang
Selain mempertanyakan kelebihan yang Kamu punya, biasanya kelemahan Kamu pun juga tak luput dipertanyakan. Kuncinya hanya satu, yaitu jujur dan jangan memberikan jawaban yang mengada-ada. Jelaskan dan ungkapkan secara jujur apa saja yang menjadi kelemahan Kamu tapi dengan cara yang positif dan berimbang. Misalnya, jika Kamu lemah pada time management, jelaskan alasannya secara singkat. Lalu lanjutkan dengan bagaimana cara Kamu menghadapi kelemahan tersebut sehingga nantinya tidak akan menganggu kinerja dalam perusahaan. Intinya setiap orang punya kekurangan termasuk juga Kamu, jadi jangan berbohong karena tak ada orang yang sempurna. Terkadang cara Kamu menyampaikannya dan bagaimana cara mengatasinya menjadi poin tersendiri yang menarik dari diri Kamu. 

Menghadapi interview kerja bagi pemula memang tidak gampang. Selain pengalaman pertama, banyak hal baru yang perlu Kamu dipelajari sebab tak pernah diajarkan secara detail di sekolah atau kuliah. Meski demikian, yang terpenting ialah kesiapan mental, berusaha untuk selalu tenang dan rileks supaya tak ada perasaan tertekan. Plus, jalani dengan penuh semangat.


Referensi : 

  • https://www.duniakaryawan.com/pertanyaan-wawancara-kerja diakses  13 juli 2020







0 comments:

Post a Comment