3.6.20

Employee Training And Development

Elvira Julia/19310410075 
Psikologi Industri dan Organisasi 
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, MA. 


Pelatihan adalah proses di mana orang-orang mencapai kemampuan tertentu untuk membantu mencapai tujuan organisasi. Pelatihan lebih cenderung berorientasi jangka pendek, pelatihan berpengaruh pada kinerja, dan jika pelatihan yang dilakukan oleh perusahaan berhasil maka kinerja karyawan akan meningkat dengan sendirinya (Dessler, 2005). 

Sedangkan pengembangan adalah cangan pembelajaran untuk membantu pertumbuhan karyawan, memperbaiki kinerja karyawan pada pekerjaan mereka untuk memperbaiki posisi karyawan di masa yang akan datang (Tjeng, et.al, 2013). 

Pengembangan biasanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan intelektual atau emosional yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan yang lebih baik. Kebutuhan tenaga-tenaga terampil didalam berbagai bidang sudah merupakan tuntutan global yang tidak dapat di tunda lagi (Soss, et.al.2011).

Karyawan merupakan aset yang berharga bagi perusahaan, tanpa pelatihan yang tepat, kepuasan pelanggan dan kualitas produk bisa kurang optimal. Karyawan yang menjalani pelatihan yang tepat cenderung mempertahankan pekerjaan mereka lebih lama. Efektivitas program pelatihan mengarah pada pengembalian investasi dan penelitian lainnya menyebutkan peran positif dari pelatihan adalah dapat mencapai tingkat retensi tertinggi.

Dimasa seperti sekarang ini, dituntut untuk memiliki kemampuan dalam membuat rencana pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam upaya ini, manajemen suatu perusahaan dapat melakukan perbaikan, yang salah satunya melalui pengembangan SDM. Pelatihan dan pengembangan akan sangat membantu meningkatkan kompetensi yang difokuskan pada pengetahuan, keterampilan dan atau kemampuan. Perubahan yang paling jelas dalam pelatihan dan pengembangan adalah pergeseran untuk peningkatan kinerja dan penggunaan teknologi. Dengan demikian, keterampilan, pengetahuan dan kemampuan semakin diperlukan dalam pelaksanaan pelatihan dan pengembangan SDM (Berge, et.al., 2002).

Marwansyah (2012:156) mengemukakan bahwa kegiatan pelatihan memiliki tujuan untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan individu dalam mengerjakan setiap tugas atau pekerjaan tertentu secara memuaskan. Menurut Sunarto dan Sahedhy (2003) dalam Sunyoto (2012:139)kegiatan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia memiliki tujuan:

1. Memperbaiki kinerja para karyawan

2. Memperbarui keahlian para karyawan

3. Mengisi celah antara kinerja karyawan yang diprediksikan dengan kinerja aktualnya

4. Menangani permasalahan operasional

5. Promosi karyawan

6. Pemahaman karyawan terhadap organisasi

7. Memenuhi kebutuhan perkembangan pribadi. 

Pelatihan dan pengembangan memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kinerja maupun produktivitas setiap karyawan pada setiap tingkat divisi dalam organisasi. Secara umum tujuan dari kegiatan pelatihan dan pengembangan adalah untuk menyediakan sumber daya manusia yang siap dan mampu untuk ditugaskan baik dari sisi kompetensi, mananjerial, maupun berperilaku sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang positif bagi kebutuhan organisasi ataupun perusahaan secara terus menerus sesuai dengan perkembangan persaingan dan jabatan.

Referensi : 

Khurotin Nurul & Wulida AT, 2018. ANALISIS PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PT BEON INTERMEDIA CABANG MALANG. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)|Vol. 64 No. 1 November 2018

Sulaefi, 2017. PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN TERHADAP DISIPLIN KERJA DAN KINERJA KARYAWAN. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan  Vol. 5 No. 1 2017.

Referensi Gambar : 
http://binakarir.com/pelatihan-dan-pengembangan-sdm-2/ (diakses pada 2 Juni 2020) 

0 comments:

Post a Comment