18.5.20

MENGAPA PENELITIAN PERLU DILAKUKAN?

Exwati Miatari/ 19310410030
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen Pengampu : Arundhati Shinta, M.A.

Penelitian atau riset , Kata riset itu berasal dari bahasa inggris yaitu “research” , “RE” itu artinya “kembali” dan “Search” itu artinya “Mencari”. Dengan secara etimologi penelitian tersebut berarti “mencari kembali” yakni mencari fakta-fakta yang baru yang setelah itu dikembangkan dan menjadi suatuteori untuk dapat memperdalam serta memperluas ilmu tertentu. Menurut Woody penelitian merupakan suatu metode untuk dapat menemukan suatu pemikiran yang kritis. Penelitian tersebut meliputi pemberian definisi serta juga redefinisi terhadap suatu masalah, dan membuat formulasi hipotesis atau juga mengadakan suatu uji coba yang harus sangat hati-hati atas semua kesimpulan yang diambil didalam menentukan apakah kesimpulan itu sesuai dengan hipotesis. Sedangkan menurut Soetrisno Hadi penelitian adalah usaha didalam menemukan segala sesuatu untuk dapat mengisi kekosongan atau juga kekurangan yang ada, dan menggali lebih mendalam apa yang sudah ada, mengembangkan serta memperluas, dan juga menguji kebenaran dari apa yang sudah ada namun tetapi kebenarannya itu masih diragukan.
Sering kali kita mengalami kesulitan dalam menilai diri seseorang. Baik itu dalam dunia kerja ataupun pendidikan. Khususnya untuk para mahasiswa semester akhir yang mungkin tak asing lagi dengan hal ini. Penelitian sering kali digunakan banyak orang untuk mempertimbangkan sebuah aspek dalam memilih ataupun menjadikannya sebgai objek yang nantinya akan digunakan. Tak jarang dari mereka akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan hasil yang memuasakan dan sesuai dengan apa yang mereka inginkan melalui cara penelitian terlebih dahulu.
Namun, mungkin diantara beberapa orang belum paham atau mengerti akan kegunaan dari proses penelitian.  Tujuan sebuah penelitian ialah guna mendapatkan hasil atau jawaban dari hipotesa yang dalam rumusan masalah penelitian. Suatu penelitian dikatakan berhasil jika tujuan penelitian bisa tercapai atau terpecahkan. Namun bukan berarti selalu bernilai posistif. Keberhasilan penelitian di buktikan dengan hasil kajian yang diterangkan secara teoritis. Berikut adalah alasan mengapa penelitian itu dilakukan.
Pertama, penelitian didasarkan atas kesadaran keterbatasan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan. Manusia tinggal di lingkungan masyarakat yang sangat luas. Dalam kehidupan yang sangat luas tersebut banyak hal yang kita tidak ketahui, tidak jelas, tidak paham sehingga menimbulkan kebingungan, karena pengetahuan, pemahaman dan kemampuan manusia yang sangat terbatas, dibandingkan dengan lingkungannya yang begitu luas. Bahkan ketidaktahuan, ketidakpahaman, dan ketidakjelasan terhadap sesuatu dalam kehidupannya, seringkali menimbulkan kecemasan, rasa takut, dan rasa terancam. Kesadaran atas keterbatasan pengetahuan, pemahaman, dan atau kemampuan manusia dalam kehidupannya perlu diatasi agar manusia dapat menyesuaikan diri di lingkungan masyarakat.
Kedua, penelitian dilakukan karena didorong oleh pemenuhan kebutuhan rasa ingin tahu. Manusia memiliki dorongan atau naluri ingin mengetahui tentang sesuatu di luar dirinya. Pengetahuan dan pemahaman tentang sesuatu, menimbulkan rasa ingin tahu baru yang lebih luas, lebih tinggi, lebih menyeluruh. Dorongan ingin tahu disalurkan untuk menambah dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman. Contohnya, manusia selalu bertanya, apa itu, bagaimana itu, mengapa begitu, dan sebagainya. Bagi kebanyakan orang, jawaban-jawaban sepintas dan sederhana mungkin sudah memberikan kepuasan, tetapi bagi orang-orang tertentu, para ilmuwan, peneliti, dan mungkin juga para pemimpin, dibutuhkan jawaban yang lebih mendalam, lebih rinci dan lebih komprehensif.
Ketiga, penelitian dilakukan untuk pemecahan masalahManusia di dalam kehidupannya selalu dihadapkan kepada masalah, tantangan, ancaman, dan bahkan kesulitan, baik di dalam dirinya, keluarganya, masyarakat sekitarnya serta di lingkungan kerjanya. Banyak cara yang dilakukan manusia untuk memecahkan masalah yang dihadapinya, antara lain:
a.Pemecahan masalah dilakukan secara tradisional atau mengikuti kebiasaan. Cara dan alat kerja tradisional yang merupakan kebiasaan, misalnya, cara masyarakat petani memotong padi menggunakan anai-anai yang secara turun temurun dijadikan sebagai alat potong padi.
b.Pemecahan masalah secara dogmatis, baik menggunakan dogma agama, masyarakat, hukum, dan lain lain. Seperti pencuri dipotong tangannya, dll.
c.Pemecahan masalah secara intuitif yaitu berdasarkan bisikan hati, misalnya seorang ibu kebingungan anaknya terlambat pulang sekolah. Bisikan hatinya, mengecek anaknya dengan menelepon teman dekat anaknya.
d.Pemecahan masalah secara emosional, umpamanya pintu terkunci dibuka dengan didobrak.
e.Pemecahan masalah secara spekulatif atau trial and error, suara radio berhenti, lalu radionya dipukul-pukul dan ternyata bersuara lagi.
f.Pemecahan masalah melalui penelitian. Pemecahan masalah dalam penelitian dilakukan secara objektif, sistematis, menggunakan metode dan mengikuti prosedur, serta berpegang pada prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah pengumpulan, pengolahan data, dan pembuktian secara ilmiah.
Keempat, pemenuhan pengembangan diri. Manusia merasa tidak puas dengan apa yang telah dicapai, dikuasai, dan dimilikinya. Manusia selalu ingin yang lebih baik, lebih sempurna, lebih memberikan kemudahan, selalu ingin menambah dan meningkatkan “kekayaan” dan fasilitas hidupnya. Keinginan manusia yang selalu ingin lebih baik itu, ada yang dicapai dalam waktu relatif singkat dengan ruang lingkup yang lebih sempit maupun membutuhkan waktu yang cukup lama dengan ruang lingkup yang lebih luas dan komplek melalui penelitian.
Dengan begitu, kita dapat mengetahui akan manfaat dan kegunaan dalam pelaksanaan sebuah penelitian. Karena, terkadang orang melakukan sebuah penelitian tetapi tidak mengetahui akan apa kegunaan dari proses penelitian itu dan manfaat setelah ia melakukan penelitian. Setelah dilakukan penelitian ternyata juga dapat memberikan pengetahuan kepada kita. Bahwa penelitian ternyata juga bisa dijadikan sebuah pemenuhan pengembangan diri seseorang.

Daftar Pustaka:
Blog.2018.https://kingsunda.com/metode-penelitian/. Diakses pada 17 Mei 2020.
Setiawan, Parta.2020.https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-penelitian/. Diakses pada 17 Mei 2020.

Sumber Gambar:
  

0 komentar:

Posting Komentar