24.3.20

Work From Home: Nasi Kucing Dijual Online

Ahmad Ghozali (19310410031)
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen Pembimbing: Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi., M.A

Akhir tahun 2019 hingga awal tahun 2020, tengah menjadi perhatian mengenai adanya virus baru yang menyerang saluran pernapasan. Diketahui virus ini mulai menyebar dari Wuhan, China pada Desember 2019. Pada awal Januari WHO mengidentifikasi virus tersebut sebagai Novel Coronavirus atau 2019-nCoV kemudian pada Februari WHO mengumumkan nama resmi virus ini adalah COVID-19. (Kementrian Kesehatan, 25 Januari 2020)

Aktivitas Work From Home (WFH) dan Social Distancing adalah dampak dari meluasnya virus. Pemerintah dan berbagai pihak terkait terus mengajak masyarakat untuk berada di rumah dan menjaga jarak dengan orang lain. Hal ini tidak lepas dari jumlah kasus positif virus Corona atau COVID-19 terus bertambah.

Namun, di samping Social Distancing dan Work From Home banyak pihak yang bersumber ekonomi dari bertemu banyak orang. Banyak pihak yang profesi pekerjaannya tidak dapat dijalankan dengan Work From Home. Semisal pedagang angkringan, ia tidak bisa menjaual nasi kucing secara online, kemudian apabila pedagang angkringan tersebut tidak berjualan ia tidak akan memiliki pemasukan. Jika pedagang angkringan tersebut tidak berpenghasilan selama berhari-hari, bagaimana caranya ia dapat memenuhi kebutuhan ekonomi?

Lalu bagaimana pemecahan masalah dari persoalan ini? Anjuran untuk Social Distancing dan Work From Home tidak bisa dipukul rata untuk semua kalangan masyarakat. Ada pihak yang bisa melaksanakan anjuran tersebut dan ada pula yang tidak, jadi saya harap pemerintah tidak akan bersikap otoriter dalam menanggapi masalah ini dan memikirkan kondisi ekonomi rakyat kecil yang mendesak.

Hal yang harus dilakukan oleh orang-orang (terutama yang tidak bisa melakukan Social Distancing dan Work From Home) adalah dengan menjaga daya tahan tubuh agar tidak tertular virus corona. Menjaga daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan melakukan hal berikut: makan makanan bergizi seimbang, rajin berolahraga dan cukup beristirahat, mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, menjaga kebersihan lingkungan, tidak merokok, menggunakan masker, minum air putih 8 gelas per hari, memakan makanan yang dimasak sempurna dan tidak mengonsumsi daging dari hewan yang berpotensi menularkan, bila mengalami demam dan sesak napas, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. (Line Today, 4 Maret 2020)

Referensi:
https://today.line.me/id/pc/article/Ini+Cara+Menjaga+Diri+Anda+Keluarga+dari+Virus+Corona-eYey0G (diakses pada 23 Maret 2020)
http://promkes.kemkes.go.id/informasi-tentang-virus-corona-novel-coronavirus (diakses pada 23 Maret 2020)

0 comments:

Post a Comment