16.3.20

waspada boleh panik jangan


Rr.Sekarlangit ayuningtyas (18.310.410.1179)

Psikologi abnormal
Wahyu widiantoro
 


Akhir-akhir ini Virus Corona menjadi perbincangan hangat di dunia. Di Indonesia, masyarakat merespon dengan maraknya penggunaan masker di tempat-tempat umum. Namun, bagaimanakah sebenarnya virus ini bekerja? Lalu, bagaimana apakah yang sebaiknya di lakukan?
Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS)
Steven Taylor, Profesor sekaligus Psikolog Klinis di University of British Columbia,
mengungkapkan, dalam kasus terjadinya bencana alam, terdapat perbedaan gagasan yang jelas antara persiapan untuk menghadapi bencana dan sekedar pembelian berlebih. Tapi, dalam kasus sebaran Virus Corona, ada banyak ketidakpastian yang mendorong terjadinya perilaku pembelian berlebih.

Panic buying menurut Taylor didorong oleh kecemasan dan keinginan untuk berusaha keras menghentikan ketakutan tersebut. “Panic buying membantu orang merasa mengendalikan situasi. Dalam keadaan seperti ini, orang merasa perlu untuk melakukan sesuatu yang sebanding dengan apa yang mereka anggap sebagai tingkatan krisis,” jelas Taylor, dilansir BBC.

Padahal, saat ini yang perlu dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan dan sebaran wabah COVID-19 adalah dengan mencuci tangan dan mempraktikkan hidup bersih. “Tetapi bagi banyak orang, mencuci tangan sepertinya terlalu biasa. Wabah COVID-19 adalah peristiwa dramatis. Oleh karena itu, diperlukan tanggapan dramatis sehingga orang-orang menghamburkan uang dengan harapan dapat melindungi diri mereka sendiri,” tegas Taylor.

dari uraian di atas dapt di simpulkan bahwa , beberapa peneliti mengungkapkan bahwa dalam menghadapi ancaman yang tidak diketahui, manusia cenderung menggunakan pengetahuan yang telah mereka ketahui sebelumnya dari ancaman serupa. sebenarnya yang perlu kita laukan adalah menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat seperti rajin mencuci tangan sengan sabn minimal 20 detik, hindari menyentuh area wajah terutama mata hidung dan mulut, waspada dengan hewan dan jangan mengonsumsi daging yang tidak di masak matang,


Referensi

0 comments:

Post a Comment