30.3.20

Tetap Asik Bersama Anak Walau Di dalam Rumah


BAGAS YOGA PRATAMI
19310410057
DOSEN PEMBIMBING : Eni Rohyati, Psi., 
Psikolog
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA



Memburuknya wabah virus Corona mengharuskan pemerintah mengambil sikap. Baru-baru ini, presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyarankan setiap individu untuk menerapkan social distancing guna menghadapi pandemi COVID-19. Lalu, apa yang dimaksud social distancing?
Social distancing merupakan salah satu langkah pencegahan dan pengendalian infeksi virus Corona dengan menganjurkan orang sehat untuk membatasi kunjungan ke tempat ramai dan kontak langsung dengan orang lain.
Ketika menerapkan social distancing, seseorang tidak diperkenankan untuk berjabat tangan serta menjaga jarak setidaknya 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita COVID-19.
Selain itu, ada beberapa contoh penerapan social distancing yang umum dilakukan, yaitu:
  • Bekerja dari rumah (work from home)
  • Belajar di rumah secara online bagi siswa sekolah dan mahasiswa
  • Menunda pertemuan atau acara yang dihadiri orang banyak, seperti konferensi, seminar, dan rapat, atau melakukannya secara online lewat konferensi video atau teleconference
  • Tidak mengunjungi orang yang sedang sakit, melainkan cukup melalui telepon atau video call
Namun pada umumnya anak kecil sangat penasaran akan dunia luar dan menjadi gelisah ketika harus berlama-lama menghabiskan waktu di dalam ruangan. Bagaimana cara mengurangi kegelisahannya itu dan membuatnya tertarik beraktivitas di dalam ruangan?
Berikut adalah lima kegiatan pengasah otak dan ketrampilan anak di dalam ruangan yang mampu membuat si kecil tertarik, seperti dilansir dari Purelyb, Kamis (22/9/2016):

1. Stempel buah dan sayuran
Cara pertama adalah untuk membuatnya tertarik dengan warna-warni sayur-sayuran yang tersedia di dapur dan menjadikannya bahan dasar untuk mengasah sisi kreativitasnya melalui sebuah karya seni. Sajikan bawang, lemon, apel, seledri, wortel, akar teratai, kembang kol, dan paprika. Kemudian biarkan anak-anak Anda mencelupkan semua bahan tersebut dalam catnya dan stempel pada kertas yang sudah Anda siapkan.
Untuk pola yang lebih lucu dan bervariasi, Anda bisa mengukir suatu pola pada kentang. Karya seni ini bisa digunakan sebagai bungkus kado atau dekorasi di rumah ketika Anda membingkainya. Selain kertas, Anda juga bisa memberi anak bahan-bahan lain, untuk mendesain sendiri tas kain, kaos, ataupun apronnya.

2. Konser dalam ruangan
Biarkan anak Anda merasa seolah dirinya sedang tampil bermain alat musik dengan mengandalkan barang-barang yang ada di dalam rumah Anda. Ia bisa menggunakan alat-alat dapur seperti tutup panci logam, saringan, nampan, gelas, mangkuk, dan wadah makanan. Kemudian, berikan sendok pada tangan kecil maestro Anda dan dengarkan lagu-lagu buatannya. Anda juga bisa melakukan sesi rekaman secara langsung untuk mengenang aksi unik sekaligus kreatif si buah hati.

3. Berburu harta karun
Tulis petunjuk Anda pada potongan-potongan kertas yang sudah dipotong kecil-kecil dan sembunyikan di sekitar tempat yang terjangkau oleh anak di sekitar rumah Anda.
Harta karun bisa berupa “pot emas” berisi kupon hadiah yang bisa anak tukarkan atau mainan kesukaannya, ketika mereka memberikan perilaku yang baik selama seminggu.

4. Aktivitas seluruh keluarga
Ajak seluruh keluarga untuk terlibat dalam kegiatan yang menyenangkan ini. Pilih lagu favorit si kecil dan biarkan semua orang melompat, menari, dan berguling. Saat musik berhenti, semua orang juga harus ikut berhenti bergerak dalam posisi apapun yang sedang mereka lakukan. Agar lebih menyenangkan lagi, minta semua orang untuk diam dalam berbagai pose, mulai dari huruf, bentuk, hewan, ataupun postur yoga, lalu minta anak untuk mengikuti dan menebak bentuk yang kita buat.

5. Main tebak-tebakan
Isi mangkuk atau wadah dengan berbagai benda yang memiliki berbagai bentuk, ukuran, dan tekstur. Tutup mata anak Anda menggunakan kain dan biarkan mereka memasukkan tangannya pada wadah tersebut. Dengan menggunakan indera perabanya, minta anak untuk mendeskripsikan objek yang sedang dipegangnya.

Referensi :


1 comment: