25.3.20

SANG PANDEMIC DI ABAD 20




Engelbertha savsavubun 19310410015
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakartarta
Dosen Fx.Wahyu Widiantoro,S.Psi.,M.A


         Virus corona adalah jenis virus baru yang tengah diperbincangkan oleh masyarakat didunia saat ini juga disebut sebagai COVID-19. Dikutip dari center for disease control and prevention,cdc.gov. virus corona merupakan jenis virus yang didevenisikan sebagai penyebab penyakit pada seluruh pernapasan,yang pertama kali terdektesi dimuncul dikota Wuhan, Tiongkok. Virus ini diketahui pertama kali muncul dipasar hewan dan makanan laut di kota Wuhan, dilaporkan kemudian bahwa banyak pasien menderita virus ini ternyata berkaitan dengan pasar hewan dan makanan laut tersebut. Orang yang pertama yang jatuh sakit akibat virus ini juga diketahui merupakan para pedagang dipasar itu. Dikutip dari BBC,keresponden kesehatan dan sains BBC, Michelle Roberts and James Gallager,mereka menduga virus corona baru ini hampir dapat dipastikan berasal dari ular. Diduga pula virus ini menyebar dari hewan ke manusia,dan kemudian dari manusia ke manusia.

       Menurut World Health Organization (WHO) Covid-19 menular melalui orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit dengan mudah menyebar malalui tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi ini bersin dan batuk. Tetesan itu kemudian mendarat disebuah benda atau permukaan yang lalu disentuh dengan orang yang sehat tersebut  kemudian menyentuh mata,hidung atau mulut mereka. Cara penyebaran covid-19 ketika tetesan itu dihirup oleh seseorang yang sehat ketika  orang sehat tersebut berdekatan dengan yang terinfeksi corona.

       WHO menanbahkan gejala covid-19 yang paling umum adalah demam,kelelahan dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri,hidung tersumbat,pilek,sakit tenggorokan atau diare. Gejala ini bersifat ringan dan terjadi secara bertahap. Namum beberapa orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukan gejala apapun dan tak merasa tidak enak badan. Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih meskipun obat virus corona (covid-19) diklaim telah berhasil ditemukan,para ilmuan diseluruh dunia masi terus menyoroti cara penaganan virus corona terburuk.

    Dari semua negara Asia Tenggara,indonesia yang paling menghawatirkan. Indonesia memiliki populasi yang sangat besar namun berokrasi yang tidak rapi. Ujaran Dosen Griffith University lee Morgenbessar,seseorang ahli dalam politik Asia Tenggara. Tingkat kematian diindonesia saai ini sekitar 8% dari khusus,jauh mungkin hanya mencerminkan sejumlah kecil tes yang dilakukan secara proporsional. Indonesia telah menguji sekitar 1.500 orang dari 270 juta populasi,angka yang tidak sebanding jika dibandingkan dengan lebih dari 80 ribu orang yang diuji di Australia dari 250 ribu orang di korea selatan.

Berbeda dengan indonesia yang memiliki lebih dari 50 kali populasi singapura dari yang telah melaporkan adanya korban meninggal, Tam menilai kondisi yang terjadi di indonesia saat ini menimbulkan kekhawatiran tersebar.

Referensi :

https://www.cnbcindonesia-com/tech/20200323104158-37-146860/simak-nih-who-ungkap-cara-penyebaran-virus-corona-di-dunia  
http://www.google.com/amp/s/anp.suara.com/tekno/2020/03/24/092840/penaganan-virus-corona-ilmuan-dunia-sebut-indonesia-menghawatirkan

0 comments:

Post a Comment