23.3.20



Ella sapulette /163104201128
Fakultas Psikologi. Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dosen Pembimbing: Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi., M.A
Mata Kuliah : Psikologi Umum 2 & Psikologi Abnormal

Akhir-akhir ini dunia di gemparkan dengan tersebarnya Covid-19 atau  Corona Virus Desease atau yang biasa di sebut juga dengan virus corona . Menurut situs World Health Organization (WHO)    , virus corona adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia corona diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrme (SARS). Diduga negara awal yang terinfeksi virus tersebut yaitu Wuhan, Cina. Pemberitaan soal Corona menghiasi berbagai laman di media massa baik elektronik, cetak, maupun online sepanjang hari.
Status KLB virus corona di Indonesia Sejumlah daerah di Indonesia mulai menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait dengan virus corona. Penetapan KLB tersebut merupakan kewenangan kepala daerah seiring instruksi Presiden kepada kepala daerah untuk menetapkan status gawat darurat terkait Covid-19 untuk daerahnya masing-masing. "Kebijakan belajar di rumah, bekerja di rumah, beribadah di rumah. Jangan sampai kebijakan ini dilihat sebagai sebuah kesempatan untuk liburan," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas lewat video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Jokowi menegaskan, imbauan untuk bekerja dan belajar di rumah ini sangat penting guna mencegah penularan virus corona jenis baru yang menimbulkan penyakit Covid-19. Imbauan social distancing alias menjaga jarak dengan orang lain dengan cara melakukan berbagai aktivias di rumah  telah berjalan sekitar ,sejak disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu (15/3). Kita juga diminta sebisa mungkin tidak keluar rumah terkait penyebaran Virus Corona Covid-19.Para Pemerintah Daerah pun telah menerapkan kegiatan belajar-mengajar sekolah-sekolah secara daring demi mencegah penyebaran corona COVID-19. Beberapa perusahaan juga telah menerapkan aturan bekerja dengan sistem berselang-selinghari.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan ada potensi stres ketika seseorang tetap tinggal di dalam rumah dan fokus mengawasi kasus-kasus dan jumlah korban jiwa dari virus corona yang terus meningkat di seluruh dunia, dan itu bisa berdampak buruk."Selama masa sulit ini, penting untuk terus menjaga kesehatan fisik dan mental Anda. Ini tidak hanya akan membantu Anda dalam jangka panjang, itu juga akan membantu Anda melawan COVID-19, "kata Tedros. Berikut beberapa saran WHO: Makan makanan sehat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda, Batasi alkohol dan minuman manis, Jangan merokok. Ini dapat memperburuk gejala COVID-19 dan meningkatkan risiko sakit parah, Berolahraga setidaknya selama 30 menit sehari untuk orang dewasa dan satu jam sehari untuk anak-anak, Jika Anda diizinkan pergi ke luar, berjalan-jalan, berlari, atau bersepeda sambil menjaga jarak aman dari orang lain, Jika Anda tidak dapat meninggalkan rumah, Anda bisa melakukan aktivitas lain misal berdansa, yoga atau berjalan naik dan turun tangga, Orang yang bekerja dari rumah tidak boleh duduk terlalu lama di posisi yang sama, Beristirahat 3 menit setiap 30 menit, Jauhkan pikiran Anda dari krisis. Dengarkan musik, baca buku, atau main game. normal untuk merasa stres, bingung dan takut selama krisis corona.
Stres adalah bentuk reaksi pertahanan diri ketika Anda berada dalam situasi yang penuh tekanan. Meski tidak disukai, stres sebenarnya merupakan bagian dari insting primitif manusia untuk menjaga kita tetap aman dan hidup. cobalah untuk tidak membaca atau terlalu banyak menonton berita [soal corona] jika itu membuatmu cemas. Dapatkan informasi [soal corona] dari sumber terpercaya sekali atau dua kali sehari,
Ada beberapa langkah pencegahan penyebaran virus Corona covid-19.(kompas,17 Maret 2020). Untuk mencegah bertambahnya kasus virus Corona di Tanah Air, masyarakat Indonesia diminta untuk tidak panik dan terus menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Cara mencegah penyebaran virus Corona pertama dengan melakukan social distancing atau menjaga jarak sosial menggunakan masker. Pada situasi apapun yang mengharuskan dan melibatkan orang-orang berkumpul, Pilih tempat duduk dengan ventilasi atau sirkulasi udara yang baik., Frekuensi pergi ke pusat perbelanjaan atau pasar swalayan sebaiknya dilakukan seminim mungkin dan menyarankan untuk menggunakan metode pembayaran elektronik.


Referensi :

0 comments:

Post a Comment