23.9.19

PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP PERILAKU REMAJA




Elvira Julia
19310410075
Psikologi Umum I
Dosen Fx. Wahyu Widiantoro S.Psi., M.A


          Perkembangan teknologi di era sekarang ini sangat pesat. Berbagai kemajuan teknologi dapat kita peroleh dengan mudahnya. Seiring dengan perkembangan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi antar manusia dapat dilakukan dengan berbagai sarana, salah satunya sarana untuk penyegaran, seperti bermain game online. Game Online atau Online Games adalah sebuah permainan (games) yang dimainkan di dalam suatu jaringan baik LAN maupun Internet (Fahrul Alam, 2010)
          Game yang berbasis elektronik dan visual yang memanfaatkan teknologi media visual elektronik dan game online menyediakan server-server tertentu agar bisa dimainkan. Game online sendiri tidak lepas juga dari perkembangan teknologi komputer  dan jaringan computer itu sendiri. Sampai saat ini game online sangatlah digandrungi masyarakat khususnya kaum remaja (Revi, 2010).
          Namun sayangnya, permainan game online jika tidak mampu dikontrol maka akan mempengaruhi perilaku bahkan kehidupan sosial remaja. Kecanduan bermain game online merupakan suatu perilaku yang dilakukan ketika gamer (pemain) mulai mengalami kepuasan, maka mereka akan terus mengulangnya sehingga mempengaruhi psikologisnya. Jika permainan itu dilakukan terus dan terus diulang, efeknya akan mengalami kecanduan dan akan ketergantungan pada permainan tersebut. Kecanduan game online tidak jauh berbeda dengan kecanduan narkoba, karena dampaknya mereka yang sudah mulai kecanduan akan menarik diri dari sosialnya bahkan mereka cenderung kerap menyendiri.
          Beberapa sampel yang diwawancarai peneliti yang dilakukan Young (sitat dalam Widyanto dan Giffiths, 2006)  seorang gamers setidaknya membutuhkan waktu rata-rata 5-6 jam sehari untuk bermain game. Bisa dibayangkan bila waktu ini dapat digunakan untuk kegiatan positif lainnya yang bermanfaat. Bila diselidiki lebih lanjut, hal ini jelas mengurangi jam belajar remaja gamers yang notabene masih seorang peserta didik. Kesenangan bermain game yang menyenangkan membuat remaja lupa waktu belajar.
          Dibalik kecanduan terhadap game tersebut ada dampak positifnya, ketika seorang gamers bisa menghilangkan kepenatannya dan dapat memberi rasa rileks serta mengendurkan urat saraf dari kesibukan rutin atau kecapekan setelah bekerja ataupun melatih kemampuannya untuk memusatkan perhatian dan konsentrasi pemain dalam memecahkan masalah dengan mempergunakan analisa.
          Jika anak-anak mulai kecanduan, perilaku mereka akan berubah. Mereka akan lebih emosi dan akan sulit untuk mengontrol diri. Jika pun dilarang mereka akan memberontak. Penting dan perlu untuk diingat, pengaruh game itu akan sangat berdampak terhadap psikologis individu ketika mulai ketergantungan, tanpa disadari pola hidupnya akan berubah. Mencegah terjadinya pengaruh game online, kaum remaja dapat mengatur waktu belajar dan waktu bermain serta menyadari dampak negatif dari kecanduan game online dan berteman dengan orang yang baik agar memiliki tujuan hidup, banyak melakukan ibadah, selalu berfikir positif dan menghindari malas-malasan ( Aldi, 2010)

Daftar Pustaka :
Fahrul  Alam,M.2010.”Pengertian Game Online dan Sejarahnya”. Artikel diakses pada 10 November 2013 dari : http ://my.opera.com/mfahrul/blog/show.dml/10712381
Revi Andhika.2010." Sejarah dan Perkembangan Game Online". Artikel diakses pada tanggal 15 Novembet 2013 dari : http://reviandhika95.wordpress.com/2012/10/12/sejarah-dan-perkembangan-game-online/
Aldi Nofall. 2010."Cara Mengatasi Kecanduan Game Online". Aritikel ini diakses pada tanggal 15 November 2013 dari : http://aldinofall.wordpress.com/2010/11/06/cara-mengatasi-kecanduan-game-online// 

0 comments:

Post a Comment