26.9.19

MASA PERKEMBANGAN REMAJA



 MASA PERKEMBANGAN REMAJA

Andri wijayanto
19310410023
Mata kuliah : psikologi umum
Dosen pengampu : fx. Wahyu widiantoro s.psi.,M.A


   Masa remaja, stanley hall 1999 menjelaskan, masa remaja dianggap sebagai masa untuk bebas  menentukan nasib diri sendiri . Bila terarah dengan baik,maka ia akan ,menjadi seorang individu yang memiliki rasa tanggung jawab ,bila  tidak terbimbing maka bisa menjadi seorang yang tak memiliki masa depan yang baik.  Remaja merupakan masa transisi atau peralihan dari masa kanak- kanak menuju masa dewasa yang di tandai dengan adanya perubahan aspek fisik,psikis ,dan psikososial .secara kronologis yang tergolong remaja berkisar antara usia 12/13 sampai 21 tahun .Perkembangan untuk menjadi dewasa ,  remaja akan melalui masa krisis. Remaja berusaha untuk mencari identitas diri .
  
  Faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan remaja dapat diuraikan sebagai berikut,santrock (1999).  sejak didalam kandungan hingga lahir ,seorang individu tumbuh menjadi anak , remaja ,atau dewasa. Hal ini berarti terjadi proses perubahan pada diri setiap individu. Aspek aspek perubahan yang di alami oleh setiap individu meliputi fisik ,koknitif maupun psikososialnya .
  
 Gunarsa (1991). Menjelaskan bahwa secara umum ada dua faktor yang mempengaruhi perkembangan individu yakni endogen dan exogen , faktor endogen dalam pandangan ini dinyatakan bahwa perubahan perubahan fisik maupun psikis di pengaruhi faktor internal yang bersifat herediter yaitu yang di turunkan oleh orang tuanya ,misalnya postur tubuh/tinggi badan , bakat minat, kecerdasan ,kepribadian dan sebagainya. Faktor exogen pandangan faktor exogen menyatakan bahwa perkembangan individu sangat di pengaruhi oleh faktor faktor yang berasal dari luar diri individu itu sendiri faktor ini diantaranya berupa lingkungan fisik maupun lingkungan sosial.
  
  Tidak sedikit remaja yang melakukan tindakan yang melanggar norma norma sosial. Mereka tidakmau mengikuti aturan karena dengan melanggar, aturan menumbuhkan suatu kebanggan tersendiri diantara kelompoknya. Kebanyakan mereka berasal dari lingkungan keluarga yang kurang memperoleh perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Usaha untuk menyalurkan energi psikologisnya guna memperoleh pengakuan ,penerimaan dan perhatian dari orang lain maka seringkali remaja salah dalam menentukan jalan hidupnya ,akibatnya mereka melakukan tindakan tindakan yang salah ,seperti melakukan tindak kejahatan ,kekerasan    ,pembunuhan ,penganiayaan, pencurian ,penipuan, pemerasan,penyalahgunaan obat, kriminalitas penodomgan bahkan perampokan dll.

  Kenakalan remaja di sebabkan oleh beberapa faktor seperti, kondisi keluarga yang berantakan . merupakan cerminan adanya ketidakharmonisan antara individu suami istri atau orang tua-anak dalam berumah tangga . kurangperhatian dan kasihsayang dari orang tua ,dalam memasuki jaman industrialisasi ini dengan banyaknya keluarga modern yang suami istri bekerja diluar, makin lama kecenderungan tugas dan tanggung jawab sebagai orangtua dalam mendidik dan membimbing anak diserahkan oleh pembantu . belum pentu mereka mendidik dengan baik anak anak asuhanya .mereka cenderung tidak tanggung jawab terhadap perkembangan pribadi anak anak, akibatnya , merekapun dapat terjerumus dalam pergaulan bebas.

DAFTAR PUSAKA
Gunarsa S.D dan gunarsa ,Y.S.D 1995 psikologi anak dan remaja jakarta bpk gunung mulia
stanley hall 1999. adolescence Edisi ke-7 . Boston: McGraw-hill
santrock J,W 1998. Adolescence life Span development

0 comments:

Post a Comment