8.4.19

“INCONGRUITY MEMBAWA MALAPETAKA”


“INCONGRUITY MEMBAWA MALAPETAKA”
Nama : Meissy Bella Sari
Nim : 163104101143
Mata Kuliah : Psikologi Humanistik


          Setiap individu memiliki real self dan ideal self. Real self yaitu keberadaan individu yang didasarkan pada kecenderungan aktualisasi, yang mengikuti penilaian organismik, kebutuhan dan penerimaan akan pertimbangan positif dan pertimbangan terhadap diri sendiri. Sedangkan ideal self adalah keadaan dimana individu dipengaruhi oleh keinginan masyarakat dan didesak hidup dengan syarat-syarat kepatuhan yang berada diluar penilaian organismik kita sendiri, serta hanya menerima pertimbangan positif kondisional dan pertimbangan terhadap diri sendiri. Namun, dalam kehidupan nyata terdapat jurang yang memisahkan antara diri riil dan diri ideal yang disebut Incongruity. Semakin lebar jarak antara keduanya, semakin besar pula incongruity-nya sehingga semakin besar pula tekanan dan penderitaan yang dirasakan.
          Konsep diri menurut Rogers adalah kesadaran batin yang tetap, tentang pengalaman yang berhubungan dengan “aku” (real self) dan “aku dari yang bukan aku” (ideal self). Konsep diri ini terbagi menjadi 2 yaitu konsep diri yang sesungguhnya dan konsep diri yang ideal. Untuk menunjukkan apakah kedua konsep diri tersebut cocok atau tidak, Rogers mengenalkan 2 konsep lagi,salah satunya yaitu Incongruence. Incongruence adalah ketidaksesuaian antara konsep diri dan pengalaman organistik disebabkan oleh adanya pengasingan diri yang mendasarkan dalam individu.
          Untuk mengatasi tekanan yang dirasakan, Rogers berpendapat terdapat cara untuk mengatasinya, yaitu melalui Pertahanan. Ketika individu berada dalam incongruity maka pada saat itu individu berada dalam situasi terancam. Menjelang situasi yang mengancam itu individu akan merasa cemas. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan melarikan diri dalam bentuk psikologis dengan menggunakan pertahanan-pertahanan. Dua macam cara pertahanan adalah Pengingkaran dan Distorsi perceptual.
Ketika pertahanan yang dilakukan seseorang runtuh dan merasa dirinya hancur berkeping-keping disebut sebagai psikosis. Akibatnya perilaku individu menjadi tidak konsisten, kata-kata yang keluar dari mulutnya tidak nyambung, emosinya tidak tertata, tidak mampu membedakan antara diri dan bukan diri serta menjadi individu yang tidak punya arah dan pasif.
          Salah satu contoh kasus yakni tentang Michael Jackson (King of Pop) Michael Jackson terlahir pada 29 agustus 1958 Gary, indiana. Ayah Jackson merupakan seorang yang disiplin tinggi dan galak. Bahkan waktu kecil Michael Jackson sering dicambuk dengan sabuk kulitnya. Michael jackson meniti karir sejak berumur 7 tahun menganggotai kumpulan Jackson 5. Rekaman solo pertamanya pada tahun 1971 selanjutnya Michael Jackson menerbitkan albumnya thriller yang merupakan album terlaris dengan 104 juta penjualan. Dan pada november 2006, words musik award mengumumkan lebih dari 750 juta copy penjualan album Michael Jackson. Sehingga menjadikan Michael Jackson sebagai artis terlaris sepanjang jaman.
          Michael Jackson menikah pertama kali dengan Putri Elvis presley, Liza Marie pada 18 mei 1994 namun ternyata pernikahan tersebut tidak bertahan lebih dari dua tahun. Dikabarkan istri Michael Jackson tidak tahan dengan tingkahnya yang aneh,yaitu tidur di dalam keranda oksigen. Selanjut nya Michael Jackson menikah lagi dengan Debby Rowe namun akhirnya menemui kegagalan lagi dan bercerai pada oktober 1999. Michael Jackson kembali menuai pembicaran setelah melakukan operasi kulit dan hidung, dia mendapat kritikan dan tentangan besar dari ras Afrika-Amerika, dan melabelnya dengan dalih pengkhianatan terhadap ras nya, termasuk pula tentangan dari ayahnya.
          Dari aset kekayaan yang dimiliki, Michael Jackson mendirikan bangunan di Neverland Los Angeles seluas 3000 acher. Yang juga dilengkapi kebun binatang pribadi.
Kebun binatang mini tersebut akhirnya mengundang minat kanak-kanak untuk datang melihat. Michael Jackson juga memberikan kebebasan terhadap anak anak, termasuk untuk tidur di tempat tidurnya. Inilah awal dari malapetaka keuangan Michael Jackson, dia tertuduh pelecehan seksual terhadap anak anak berusia 13 tahun pada tahun 1993 lalu. Selain gaya hidupnya yang super boros, dari kasus tersebut Michael Jackson menghabiskan sekurang kurangnya $20 juta pertahun untuk menyelesaikan kasusnya. Dan akhirnya 25 Juni  2009 menjadi akhir dari segala karir Michael Jackson yang dikarenakan over dosis injeksi obat Penahan sakit dosis tinggi demerol.
          Analisa dari contoh kasus di atas, Michael Jackson terlihat bahwa ia tidak dapat mengimbangi antara real self dengan ideal self nya. Sedari kecil ia sudah dituntut oleh ayahnya untuk menjadi superstar, dan setelah ia mampu menjadi superstar ia seakan kehilangan jati dirinya yang sesungguhnya. Semakin banyak tuntutan dari luar yang membuatnya ingin lebih sempurna. Itu semua terlihat dari penampilan fisik beserta gaya hidupnya yang berubah. Kesenjangan yang ia dapatkan antara real self dan ideal self nya disebut dengan incongruity, hal itu lah yang menyebabkan ia semakin merasakan tekanan dan penderitaan. Dan hingga kini pun kasus tentang kematiannya masih menjadi misteri.
          Jadi dapat disimpulkan dalam kehidupan nyata terdapat jurang yang memisahkan antara real sefl dan ideal sefl yang disebut Incongruity. Semakin lebar jarak antara keduanya, semakin besar pula incongruity maka semakin besar pula tekanan dan penderitaan. Ketidakmampuan untuk mengimbangi kedua hal tersebut mampu membawa malapetaka bagi diri individu itu sendiri, akibat dari tekanan yang terus menerus melanda tak jarang akan menimbulkan disorganisasi kepribadian dan psikopatologo membuat orang menjadi psikotik.

Carl Ransom Rogers
Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.

0 comments:

Post a Comment