6.4.19

Hedonisme Di Kalangan Mahasiswa



Windha Nurhidayati
183104101176
Mata Kuliah Psikologi Umum II



Hedonisme Di Kalangan Mahasiswa





Pesatnya perkembangan kehidupan saat ini dinegara berkembang khususnya masyarakat indonesiaakan tampak dari pembangunan infrastruktur diantaranya, pembangunan mall, tempat karaoke, cafe dan tempat-tempat lainnya. Hal itu tentu memberikan dampak  positif dan negatif bagi masyarakat salah satunya  mahasiswa. Dampak positif dari perkembangan infrastruktur diantaranya tersedianya fasilitas umum, yang mempermudah akses berbelanja, akses hiburan, dan tempat nongkrong. Sedangkan untuk dampak negatif yang ditimbulkan oleh pembangunan infrastruktur diantaranya memicu masyarakat menjadi konsumtif dalam gaya hidupnya  khususnya bagi para mahasiswa (TribunNews2016).
Menurut Plummer (1983) mengatakan bahwa “Gaya hidup merupakan cara hidup individu yang diidentifikasikan dengan bagaimana orang tersebut menghabiskan waktu mereka (aktivitas), apa yang mereka anggap penting dalam hidupnya (ketertarikan) dan apa yang mereka pikirkan tentang dunia sekitarnya”
Tersedianya mall, cafe, karaoke pada perkembangan infrastruktur dapat menimbulkan perilaku hedonisme bagi para mahasiswa. Perilaku hedonisme merupakan perilaku menggunakan waktu yang bertujuan untuk mencari kesenangan dan kenikmatan materi karena menganggap hidup hanya sekali dan harus dinikmati dengan bebas Mengingat saat ini banyak perilaku mahasiswa yang sering berlomba lomba untuk mendapatkan status sosial mereka ingin tampil lebih modis, lebih fashion dan supaya tidak dikatakan ketinggalan zaman.
Hedonisme memiliki arti pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan serta kenikmatan materi ialah tujuan utama dari hidup. Kaum hedonis ini pada umumnya beranggapan bahwa hidup ini hanya satu kali dan harus dinikmati dengan senikmat-nikmatnya dan sebebas-bebasnya tanpa batas apapun.
Perilaku hedonisme dapat membuahkan perilaku yang berkepanjangan dan memberikan efek negatif  yang paling banyak terjadi adalah manusia sibuk mencari kesenangan yang lebih dan lebih sehingga muncul rasa “Tidak akan pernah puas” dalam dirinya. Tidak pernah puasnya manusia yang termasuk dalam golongan hedonis akan cenderung egois atau mementingkan kepentingan pribadi demi kebahagiaan pribadi. Ciri-ciri  Gaya hidup seperti ini yang akan membuat seseorang atau individu menyesal di kemudian hari. Untuk menghindari agar tidak berperilaku hedonisme, hendaknya kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan hanya sebatas kesenangan yang sementara.



Referensi :





0 comments:

Post a Comment