20.4.19

ANCAMAN DARK SOSIAL


ANCAMAN “ DARK SOSIAL”
RESENSI ARTIKEL PSIKOLOGI SOSIAL

Marsum
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta


Ancaman dark sosial bagi pengguna jejraing sosial di dunia maya dengan kehadiran aplikasi pesan Instan seperti Whatsapp, Line, Facebook Messenger dan Blackberry Massenger telah mengubah budaya berbagai pesan ynag sejak 1992 menggunakan fasilitas pesan singkat.

Berita dark sosial bagi masyarakat Indonesia, melalui pesan Instan seperti Media sosial yang kian menyebar di kalangan generasi muda, laporan dari Kominfo itu sejalan dengan hasil survey daily sosial sebanyak 56.55 pesan Warganet sering menerima hoaks di Whatsapp.

Berdasarkan data Kementrian Kominfo dan Informatika (Kominfo) terkait laporan konten negative di Media sosial selama 2016 – 2018, konten hoaks paling dominan dilaporkan dengan jumlah 733 lapporan, ada 169 konten bernuasa fitnah ynag di laporkan serta 166 laporan berkaitan dengan provokasi Suku, Agama, Ras dan Antar golongan

Sejak 1992 hingga Januari Pengguna Internet di Indonesia menyentuh 150 Juta, Dalam laporan bertajuk “Digital 2019”, di Jl. Ir. Djuanda, Kota Bandung, Jawa Barat.

Karena tingginya potensi penyebaran hoaks di jagat dark social menurut Santi perlu di antisipasi dengan strategi Nasional yang melibatkan pemerintah, Penyedia layanan pesan instan dan Media sosial, Komunitas, Praktisi, dan akademisi untuk menghadirkan vaksin antihoaks.

Kelebihan artikel ada dua yaitu:
1.    Sangat menarik karena memuat gambar ilustrasi sehingga masyarakat bisa memahami dan tidak menyebarkan hoaks.
2.    Supaya generasi Millenial tidak menyebarkan berita hoaks di berbagai Media sosial.


Sumber
Kompas (2019).  Ancaman Dark Sosisl. 7 April hal.2.






0 comments:

Post a Comment