26.9.18

#REVIEW BUKU PSIKOLOGI KLINIS



DEFINISI PSIKOLOGI KLINIS



TASA ASTIYANI
16. 310. 410. 1149

            Pada tahun 1912, Witmer dalam sebuah Jurnal Psikologi menyatakan bahwa  Psikologi Klinis adalah suatu metode yang digunakan untuk mengubah atau mengembangkan jiwa seseorang berdasarkan hasil observasi dan eksperimen dengan menggunakan teknik penanganan pendagogis. Metodologi observasi dan eksperimen yang digunakan harus mempertimbangkan kebutuhan individu dan menggunakan cara serta pendekatan ilmiah.
            Woodworth ( 1937 ), berpendapat bahwa psikologi klinis di masa depan harus berusaha untuk memberikan bantuan kepada individu dalam menyelesaikan masalah seleksi untuk keperluan pendidikan dan pekerjaan, penyesuaian keluarga dan sosial, kondisi-kondisi kerja, dan aspek kehidupan lainnya.
            Goldenberg ( 1983 ), mempertanyakan sejumlah hal yang jawabannya diharapkan dapat membangun suatu pengertian yang lengkap mengenai Psikologi Klinis. Yang sering menjadi acuan dasar dalam memahami pengertian Psikologi Klinis adalah definisi Psikologi yang ditetapkan oleh American Psychological Association ( APA ). Tahun 1935 American Psychological Association’ Clinical Section menyepakati sebuah rumusan mengenai Psikologi Klinis sebagai berikut :
Psikologi Klinis adalah suatu wujud psikologi terapan yang bermaksud memahami kapasitas perilaku dan karateristik individu yang dilaksanakan melalui metode pengukuran, analisis, serta pemberian saran dan rekomendasi agar individu mampu melakukan penyesuaian diri secara patut.
            Corsini ( 2002 ), mengemukakan definisi Psikologi Klinis sebagai cabang psikologi yang bersifat spesialis dalam studi, diagnosis, prevensi, dan penanganan gangguan-gangguan perilaku, gangguan mental, dan tekanan-tekanan yang negatif.
            Pendekatan lama mengenai pengertian Psikologi Klinis masih sangat terpengaruh oleh bidang ilmu kedokteran. Setiap kegiatan dalam Psikologi Klinis selalu dikaitkan dengan pasien. Ada kecenderungan bahwa dewasa ini Psikologi Klinis dianggap terlalu umum sehingga kurang dipakai. Sebagai gantinya, muncullah lebih banyak istilah-istilah Psikologi Kesehatan dan lainnya daripada Psikologi Klinis.

Sumber :

A. Wiramihardja, Psi, Prof. Dr. Sutardjo. ( 2007 ). Pengantar Psikologi Klinis ( Edisi Revisi ). Bandung : PT. Refika Aditama.

0 comments:

Post a Comment